OGAN KOMERING ULU — Warga yang melintas di jalan Desa Bumi Kawa dikejutkan dengan penemuan mayat Rahan Randi pada pukul 04.00 WIB. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi berlumuran darah dan diduga telah meninggal dunia. Warga yang melihat luka robek di leher korban segera melapor ke Polsek Lengkiti.
Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, mengatakan personel Polsek Lengkiti dan Tim Inafis telah memasang garis polisi di lokasi. Tim Resmob bersama Reskrim Polsek Lengkiti masih menyisir area sekitar untuk mencari barang bukti tambahan.
"Anggota sudah mengamankan barang bukti berupa satu handuk warna pink, sepasang sandal warna putih, baju kaos warna pink, dan celana warna biru hitam," ujar Kapolres.
Berdasarkan keterangan polisi, pada malam sebelum kejadian, tengah berlangsung hajatan keluarga yang masih memiliki hubungan kekerabatan dengan korban. Selain itu, dalam sepekan terakhir Rahan Randi diketahui tinggal di rumah mertuanya di Desa Simpang Empat, Kecamatan Lengkiti.
"Untuk motif penyebab korban tewas masih dalam penyelidikan. Tim menyisir radius penemuan jasad guna mencari barang bukti atau barang milik korban yang mungkin tertinggal di sekitar semak-semak jalan," ungkap AKBP Endro Aribowo.
Jenazah korban telah dibawa ke RSUD Dr. Ibnu Sutowo Baturaja untuk dilakukan visum guna mengetahui penyebab pasti kematian. Polsek Lengkiti bersama anggota piket dan warga telah mendatangi lokasi setelah menerima laporan penemuan mayat. Hingga saat ini, jenazah masih berada di kamar jenazah rumah sakit.
Polisi terus memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap kronologi lengkap dan pelaku di balik peristiwa ini.