BANYUASIN — Semangat belajar di pelosok Sumatera Selatan mendapat suntikan energi baru. PT PLN (Persero) melalui program PLN Peduli baru saja menuntaskan pembangunan gedung SMA Hasyim Asy’ari di Desa Enggal Rejo Jaya, Kecamatan Air Saleh, Kabupaten Banyuasin. Proyek ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan pelat merah di luar urusan kelistrikan.
Gedung anyar ini memiliki empat ruang belajar: tiga ruang kelas dan satu ruang guru. Kapasitasnya dirancang untuk menampung 105 siswa. Sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Miftahul Ulum Enggal Rejo ini dijadwalkan beroperasi penuh pada tahun ajaran baru Juli 2026.
Kehadiran gedung ini menjadi angin segar bagi masyarakat Air Saleh dan sekitarnya. Sebelumnya, akses pendidikan menengah menjadi persoalan klasik. Banyak anak terpaksa menempuh perjalanan jauh atau bahkan putus sekolah karena keterbatasan fasilitas.
General Manager PLN UID Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (S2JB), Diksi Erfani Umar, menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar proyek fisik. “Listrik dan pendidikan memiliki tujuan yang sama, yaitu menerangi masa depan. Melalui program PLN Peduli, kami ingin memastikan bahwa kehadiran PLN tidak hanya dirasakan melalui energi yang mengalir ke rumah-rumah masyarakat, tetapi juga melalui kontribusi nyata yang membuka akses pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (10/6/2026).
Senada dengan itu, Manager PLN UP3 Palembang, Arif Azanny, menyebut pembangunan ini sebagai investasi jangka panjang. “Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang manfaatnya akan dirasakan lintas generasi. Kami berharap keberadaan tiga ruang kelas dan satu ruang guru yang baru ini dapat mendukung proses belajar mengajar yang lebih optimal, sekaligus memberikan semangat baru bagi siswa dan tenaga pendidik dalam meraih prestasi,” katanya.
Ketua Yayasan Miftahul Ulum Enggal Rejo, Muhyidin, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PLN atas kepeduliannya terhadap dunia pendidikan. Bantuan ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat akan fasilitas pendidikan yang lebih memadai,” ungkapnya.
Muhyidin menambahkan, kehadiran gedung baru ini menjadi langkah penting dalam pengembangan SMA Hasyim Asy’ari. Ia berharap kolaborasi antara BUMN dan masyarakat ini terus berlanjut. “Semoga semakin banyak anak-anak yang dapat melanjutkan pendidikan menengah dengan lebih mudah,” pungkasnya.
Program pembangunan sekolah ini merupakan bagian dari upaya PLN mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya di sektor pendidikan. Melalui program TJSL, perusahaan tidak hanya menyalurkan listrik, tetapi juga menyalakan harapan bagi generasi muda di daerah terpencil.