PALEMBANG — Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan perbankan dalam mencetak wirausaha muda yang mampu menembus pasar global. Menurutnya, program Sultan Muda Sumsel yang digagas BNI harus diperkuat pembinaannya agar bisa menjadi pahlawan devisa bagi daerah.
Herman Deru mengapresiasi komitmen BNI yang siap mendukung program tersebut. Ia menilai gagasan Sultan Muda lahir dari pemikiran out of the box untuk menjangkau potensi generasi muda hingga ke pelosok desa.
"Selama ini kita lebih banyak bergerak melalui organisasi formal. Bukan berarti organisasi itu tidak berhasil, tetapi belum tentu mampu menjangkau sampai ke kampung-kampung," ujarnya.
Ia mencontohkan, gagasan Sultan Muda bermula saat dirinya bertemu dengan seorang pengusaha kopi muda yang telah mampu mempekerjakan lima orang karyawan. Momen itu yang kemudian mendorong lahirnya program pembinaan wirausaha muda yang lebih inklusif.
Gubernur dua periode itu menilai Generasi Z memiliki kemampuan yang sangat baik dalam memanfaatkan teknologi informasi. Menurutnya, internet yang sudah masuk ke desa-desa membuka kesempatan yang sama bagi semua anak muda untuk belajar dan mengembangkan usaha.
"Sekarang internet sudah masuk desa sehingga semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan mengembangkan usaha," kata Herman Deru.
Ia berharap semakin banyak anak muda beralih menjadi pengusaha dibandingkan hanya bercita-cita menjadi pegawai. Potensi digitalisasi ekonomi desa dinilai menjadi kunci untuk mempercepat pertumbuhan wirausaha baru di Sumsel.
Dalam pertemuan tersebut, Herman Deru juga menyoroti keterkaitan ekonomi lima provinsi di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak, termasuk perbankan, sangat dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.
BNI Wilayah 03 Palembang sendiri berkomitmen memperkuat pembinaan terhadap para Sultan Muda agar produk-produk lokal Sumsel bisa menembus pasar ekspor. Program ini diharapkan mampu mencetak wirausaha muda yang tidak hanya berorientasi lokal, tetapi juga global.