SUMATERA SELATAN — Pasar tablet mid-range di Indonesia tahun ini menawarkan alternatif pengganti laptop konvensional. Lima perangkat dari Samsung, Huawei, Redmi, Motorola, dan Infinix hadir dengan fitur yang memungkinkan pengolahan dokumen, multitasking, hingga dukungan kecerdasan buatan (AI). Berikut rincian masing-masing perangkat.
Samsung Galaxy Tab A11 Plus menjadi pilihan paling aman berkat fitur Samsung DeX. Fitur ini mengubah tampilan tablet menjadi mode desktop layaknya PC.
Bagi pengguna yang sering bekerja dengan banyak tab browser, mode ini memudahkan navigasi antar jendela. Tablet ini cocok untuk mereka yang membutuhkan pengalaman kerja mirip laptop tanpa harus membawa perangkat tambahan.
Huawei MatePad 11.5R hadir dengan layar PaperMatte yang anti-glare. Tablet ini dilengkapi PC-level WPS Office, menjadikannya perangkat andalan untuk menulis skripsi atau mengolah data spreadsheet.
Keunggulan layar anti-glare membuat pengguna tetap nyaman bekerja di luar ruangan. Tablet ini menjadi pilihan utama bagi mereka yang berkutat dengan aplikasi Microsoft Office setiap hari.
Redmi Pad 2 Pro dibekali baterai berkapasitas 12.000 mAh. Ketahanan daya ini memungkinkan pengguna bekerja seharian tanpa perlu mengisi ulang.
Dukungan interconnectivity HyperOS memudahkan proses drag-and-drop file dari ponsel ke tablet. Fitur ini membuat perpindahan data antar perangkat menjadi lebih seamless dan cepat.
Motorola Moto Pad 60 Neo menjadi salah satu tablet 5G termurah di pasaran. Perangkat ini menawarkan fitur Smart Connect yang memungkinkan tablet berfungsi sebagai extended display untuk laptop Windows.
Fitur ini sangat berguna bagi profesional yang membutuhkan ruang kerja lebih luas saat melakukan presentasi atau mengerjakan proyek kompleks. Konektivitas 5G juga memastikan akses internet cepat di mana saja.
Infinix Xpad 20 Pro LTE membawa fitur AI DeepSeek yang canggih. Teknologi ini membantu pengguna merangkum artikel panjang atau mencari ide konten secara cepat.
Bagi pelajar yang membutuhkan asisten pribadi cerdas, tablet ini menjadi pilihan tepat. AI DeepSeek bekerja seperti asisten virtual yang siap membantu tugas sehari-hari.
Tablet mid-range 2026 telah berevolusi menjadi perangkat work-ready. Perangkat ini mampu menangani tugas berat mulai dari pengolahan dokumen hingga multitasking dengan dukungan AI.
Bagi mahasiswa, pekerja kantoran, maupun freelancer, membawa laptop yang berat sudah bukan lagi keharusan. Kelima tablet ini menawarkan efisiensi tanpa menguras kantong.