Nobar Final Piala Dunia 2026 di TVRI Palembang Diserbu 2.000 Warga, Enam Layar Disiapkan

Penulis: Fakhrudin Akbar  •  Senin, 20 Juli 2026 | 15:50:01 WIB
Sekitar 2.000 warga memadati area nobar final Piala Dunia 2026 di TVRI Sumsel, Palembang, sejak pukul 23.00 WIB.

Area parkir TVRI Sumsel sudah penuh jauh sebelum kick-off pukul 02.00 WIB. Ratusan kendaraan roda dua dan empat terpaksa diparkir di sepanjang bahu jalan sekitar lokasi nobar. Meski padat, situasi dilaporkan tetap tertib dan kondusif.

Warga berbondong-bondong datang sejak pukul 23.00 WIB. Banyak di antaranya membawa tikar dan bekal sendiri. Sebagian memilih duduk di trotoar karena area utama sudah penuh.

TVRI Sediakan Tiga Layar Besar dan Tiga Layar Sedang

Untuk memberikan kenyamanan maksimal, TVRI Sumsel menyiapkan enam layar sekaligus. Tiga di antaranya berukuran besar, tiga lainnya berukuran sedang. Seluruh fasilitas ini gratis dan terbuka untuk umum tanpa tiket masuk.

Pantauan di lokasi, setiap layar dikelilingi puluhan hingga ratusan penonton. Suasana semakin meriah saat Spanyol berhasil mencetak gol. Sorak-sorai dan yel-yel bergema di kawasan TVRI Sumsel hingga pertandingan usai.

Kepala TVRI: Bukti Kepercayaan Masyarakat pada Siaran Publik

Kepala TVRI Sumsel, Eflianty Analisa, menyebut tingginya jumlah penonton menjadi bukti bahwa masyarakat masih mempercayai TVRI sebagai rumah bersama untuk menikmati siaran olahraga berskala internasional. "Kami konsisten menggelar nobar sejak babak penyisihan hingga partai final. Ini bentuk komitmen TVRI sebagai lembaga penyiaran publik," ujarnya.

Menurut Eflianty, dari total 178 titik nobar yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Sumsel, lokasi di TVRI Palembang menjadi yang paling ramai. Hal ini tidak lepas dari konsistensi TVRI Sumsel yang telah menggelar nobar sejak babak penyisihan Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara, Warga Pulang dengan Sisa Energi

Pertandingan final yang berlangsung sengit berakhir dengan kemenangan Spanyol atas Argentina. Ribuan warga mulai membubarkan diri sekitar pukul 04.30 WIB. Petugas keamanan dari kepolisian setempat membantu mengatur arus lalu lintas hingga pengunjung benar-benar pulang.

Meski harus begadang, sebagian besar warga mengaku puas. "Sudah biasa nobar di sini sejak babak 16 besar. Fasilitasnya nyaman, aman, dan ramah keluarga," kata Rudi, salah satu warga Palembang yang hadir bersama istri dan dua anaknya.

Reporter: Fakhrudin Akbar
Sumber: palpres.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top