PALEMBANG — Puluhan warga Palembang memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan pernapasan gratis yang digelar Bank Mandiri di Gedung Menara Mandiri, Jumat (28/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Mandiri Bakti Kesehatan yang menyasar masyarakat terdampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan.
Layanan serupa juga berlangsung di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Total 280 warga ditargetkan mendapat pemeriksaan di Palembang, dengan menggandeng komunitas, kelompok masyarakat, dan BPBD setempat.
Direktur Corporate Banking Bank Mandiri M Rizaldi menyebut karhutla di sejumlah wilayah sudah berdampak pada kualitas udara dan mengganggu aktivitas harian warga. Keluhan yang paling banyak muncul berupa batuk, sesak napas, mata perih, hingga nyeri atau rasa berat di dada.
"Kesehatan dan kenyamanan masyarakat adalah hal yang perlu mendapat perhatian, terlebih dengan kondisi saat ini yang mulai mempengaruhi kehidupan sehari-hari kita," kata Rizaldi dalam kegiatan tersebut.
Ia menjelaskan, kondisi udara yang tidak sehat berpotensi memperburuk kondisi warga yang setiap hari beraktivitas di luar ruangan. Karena itu, pemeriksaan gratis ini dihadirkan untuk membantu warga mengetahui kondisi kesehatannya setelah terpapar asap.
Warga yang ingin memeriksakan diri cukup datang langsung ke lokasi. Petugas kesehatan dari tenaga medis dan relawan membantu proses skrining awal, termasuk pemeriksaan fungsi pernapasan dan konsultasi keluhan.
Rizaldi mengapresiasi tenaga kesehatan, BPBD, dan relawan yang terlibat. "Kami percaya dalam menghadapi situasi seperti ini, kehadiran akan semakin berarti ketika diwujudkan dalam tindakan yang nyata dan tepat sasaran," ujarnya.
"Semoga ikhtiar kecil ini dapat membawa manfaat dan menjadi bagian dari semangat kita bersama untuk terus peduli, saling membantu, bersinergi, dan hadir bagi sesama," pungkasnya.
Farida, salah satu peserta pemeriksaan, mengaku terbantu dengan adanya layanan gratis ini. Sejak kabut asap melanda, ia mengalami batuk dan mata perih setiap kali beraktivitas di luar rumah.
"Alhamdullilah bisa melakukan pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan Bank Mandiri," kata Farida.
Renaldi, warga lain yang bekerja sebagai tukang ojek, juga mengikuti pemeriksaan ini. Menurutnya, layanan tersebut membantunya mengetahui kondisi paru-paru setelah berhari-hari bekerja di tengah udara yang kurang baik.
"Saya ikut cek kesehatan gratis karena dapat membantu kondisi kesehatan saya yang sehari-hari bekerja menjadi tukang ojek," kata Renaldi.