Pengantin Lansia di OKI Menikah dengan Mahar Emas 20,1 Gram, Uang Rp10 Juta dan Sawah, Tetangga yang Dijodohkan

Penulis: Ferdian Syah  •  Rabu, 02 September 2026 | 21:16:31 WIB
Pasangan lansia asal OKI, H. Ahyar (73) dan Bontet (66), resmi menikah dengan mahar emas 20,1 gram, uang tunai Rp10 juta, dan sebidang sawah.

OKI — Pasangan lanjut usia (lansia) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, menggelar pernikahan yang mengundang decak kagum warga. H. Ahyar (73) dan Bontet (66), warga Kedukan, Kecamatan SP Padang, resmi menjadi suami istri dalam akad nikah yang digelar pada 29 Agustus 2026.

Pernikahan itu menonjol lantaran mahar yang diberikan mempelai pria kepada pengantin perempuan. Ahyar menyerahkan emas tiga suku atau sekitar 20,1 gram, uang tunai Rp10 juta, dan sebidang sawah seluas lima lineng.

Mahar Sesuai Permintaan Pengantin Wanita

Kepala Desa Terusan Menang, Riril, membenarkan pernikahan tersebut sempat menjadi perhatian masyarakat. Mahar yang diberikan Ahyar memang sesuai dengan permintaan Bontet sebelum pernikahan.

"Memang sempat menghebohkan karena permintaan mahar yang cukup banyak dan ramai dihadiri tamu dan undangan," ujar Riril.

Bukan Orang Baru, Sempat Dijodohkan Keluarga

Di balik pesta yang meriah, Ahyar dan Bontet bukan pasangan yang baru saling mengenal. Keduanya merupakan tetangga yang kemudian dijodohkan oleh keluarga. Proses itu membawa mereka sepakat membangun rumah tangga.

Momen pernikahan ini juga ramai di media sosial setelah diunggah oleh makeup artist (MUA) bernama Citra. Dalam video, tampak Ahyar dan Bontet duduk bersanding mengenakan busana pengantin berwarna merah.

Bagi Citra, momen ini menjadi salah satu pengalaman berkesan selama merias pengantin. "Usia yang tidak muda lagi tapi tak ingin menghabiskan masa tua sendiri," jelas Riril.

Memulai Hidup Baru di Usia Senja

Usai menikah, Ahyar kini tinggal bersama Bontet untuk menjalani kehidupan sebagai pasangan suami istri. Keputusan keduanya menikah di usia senja dinilai menunjukkan bahwa keinginan memiliki pendamping hidup tidak mengenal batas usia.

Riril berharap rumah tangga Ahyar dan Bontet dapat berjalan harmonis dan bertahan hingga akhir hayat. "Semoga saja pernikahan mereka langgeng," katanya.

Menurut Riril, pernikahan pasangan lansia dengan cerita dan mahar yang cukup mencuri perhatian ini menjadi salah satu peristiwa yang ramai dibicarakan masyarakat di wilayahnya sepanjang tahun ini.

Reporter: Ferdian Syah
Sumber: sumsel.akurat.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top