SUMATERA SELATAN — Belkin menjawab keluhan umum pengguna soal daya tahan power bank yang cepat menurun dengan meluncurkan lini terbaru UltraCharge Pro, yang terdiri dari dua model dengan kapasitas berbeda: Slim 5K dan 10K. Kedua perangkat ini mengusung standar pengisian nirkabel Qi2 15W serta struktur internal baru yang disebut BoostSolid.
Klaim utama Belkin terletak pada teknologi BoostSolid, yang menggunakan lapisan gel internal untuk menggantikan komponen konvensional. Pendekatan ini dikatakan mampu mempertahankan 80 persen kapasitas baterai setelah 1.000 siklus pengisian penuh.
Jika dihitung dengan pemakaian rata-rata pengisian dua hari sekali, angka tersebut setara dengan umur pakai lima tahun. Sebagai perbandingan, power bank magnetik biasa umumnya mulai kehilangan performa signifikan setelah 300-500 siklus.
Bagi pengguna yang kerap mengandalkan power bank harian untuk perjalanan dinas atau mobilitas tinggi, peningkatan ini berarti perangkat tidak perlu diganti dalam waktu singkat.
UltraCharge Pro Slim 5K dirancang untuk pengguna yang mengutamakan kepraktisan. Bodinya tipis dan ringkas, minim tambahan volume saat ditempelkan ke belakang ponsel. Cocok untuk pengisian darurat iPhone atau Android berbasis Qi2 di sela aktivitas.
Sementara itu, varian UltraCharge Pro 10K hadir dengan kapasitas dua kali lipat dan tambahan layar status real-time. Fungsinya bukan sekadar indikator sisa daya, tetapi juga menampilkan peringatan dan informasi pengisian secara langsung.
Perbedaan paling signifikan ada pada port kabel. Model 10K mendukung pengisian kabel hingga 60W dari satu port, sehingga mampu mengisi perangkat lebih besar—mulai dari laptop hingga konsol genggam seperti Steam Deck.
Kedua model telah tersertifikasi Qi2, artinya pengisian nirkabel 15W berjalan stabil pada perangkat yang mendukung standar tersebut. Aksesori ini otomatis menyelaraskan posisi kumparan saat ditempelkan ke ponsel berkat mekanisme magnet bawaan.
Untuk pengguna di Indonesia yang masih memakai ponsel non-Qi2, fungsionalitas kabel tetap menjadi opsi andalan, terutama pada model 10K.
Belkin menyatakan kedua power bank ini mulai tersedia bulan ini melalui Amazon dan situs resmi Belkin. Hingga artikel ini ditulis, belum ada informasi mengenai harga resmi serta ketersediaan di toko ritel Indonesia.
Keputusan Belkin menghadirkan daya tahan lebih lama lewat pendekatan solid-state berpotensi menekan angka limbah elektronik dari aksesori ponsel, sejalan dengan tren keberlanjutan yang sedang dikejar industri. Namun, adopsi di pasar lokal tetap bergantung pada harga akhir dan distribusi resmi.