Polres Lahat Kerahkan Mobil Suplai Air Bantu Padamkan Kebakaran, Kapolres Imbau Warga Segera Lapor Sebelum Api Membesar

Penulis: Fakhrudin Akbar  •  Selasa, 08 September 2026 | 20:46:31 WIB
Personel Polres Lahat mengerahkan mobil suplai air untuk mendukung proses pemadaman kebakaran di Kabupaten Lahat.

LAHAT — Mobil suplai air dikerahkan Polres Lahat untuk memenuhi kebutuhan air dalam proses pemadaman kebakaran di Kabupaten Lahat. Personel bergerak cepat menuju lokasi kejadian dengan membawa perlengkapan pendukung tersebut.

Langkah ini merupakan wujud kesiapsiagaan Polres Lahat memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, khususnya saat situasi kebakaran membutuhkan dukungan air secara berkelanjutan.

Sinergi Seluruh Unsur Kunci Penanganan Kebakaran

Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto menegaskan bahwa penanganan kebakaran tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan kerja sama semua pihak, mulai dari petugas pemadam kebakaran, TNI-Polri, pemerintah daerah, hingga masyarakat.

"Penanganan kebakaran tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan membutuhkan sinergi dan kerja sama seluruh unsur, baik petugas pemadam kebakaran, TNI-Polri, pemerintah daerah maupun masyarakat itu sendiri," imbaunya.

Bantuan mobil suplai air menjadi bagian dari langkah koordinatif, terutama ketika kebutuhan air pemadaman cukup besar dan diperlukan pengisian ulang secara terus-menerus.

Kapolres: Jangan Tunggu Api Membesar

AKBP Novi Edyanto meminta warga segera melapor kepada petugas jika menemukan titik kebakaran. Jangan menunggu api membesar karena akan mempersulit proses pemadaman.

"Mobil suplai air ini kami kerahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan air di lokasi sehingga proses pemadaman dapat berjalan lebih maksimal," ujarnya.

Ia menambahkan, Polres Lahat akan terus berupaya memberikan dukungan maksimal dalam setiap kondisi yang membutuhkan kehadiran dan bantuan personel Polri.

Reporter: Fakhrudin Akbar
Sumber: palpres.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top