Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan membekali personel BKO penanganan karhutla dengan perangkat komunikasi satelit portabel Starlink. Langkah ini untuk memastikan koordinasi tetap berjalan meski personel bertugas di lokasi terpencil yang minim cakupan jaringan seluler.
PALEMBANG — Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan menyiapkan perangkat komunikasi satelit portabel Starlink bagi personel yang diterjunkan dalam operasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pembekalan teknologi ini dilakukan bersamaan dengan pengarahan personel BKO di Palembang, Senin.
Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol. James Parlindungan Hutagaol menegaskan, kelancaran komunikasi menjadi faktor penentu keberhasilan tugas di lapangan. Hal ini terutama krusial saat personel beroperasi di wilayah terpencil yang minim sinyal.
Perangkat komunikasi satelit tersebut tidak berdiri sendiri. Brimob memadukannya dengan sumber daya listrik portabel EcoFlow agar operasional personel di area yang sulit dijangkau tetap berjalan.
Dengan dukungan konektivitas satelit, personel di lapangan bisa memperoleh akses internet untuk mengirimkan data dan informasi secara cepat. Fasilitas ini juga mendukung fungsi komando, kontrol, komunikasi, dan informasi (K3I) secara bergerak langsung dari lokasi operasi.
James berharap perangkat ini membantu personel tetap terhubung selama pelaksanaan tugas. "Perangkat ini diharapkan dapat membantu personel tetap terhubung, mempercepat koordinasi, serta mendukung fungsi komando dan pengendalian selama pelaksanaan tugas," ujarnya.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya menambahkan, pemanfaatan teknologi ini bagian dari upaya Polda Sumsel beradaptasi dan mengoptimalkan sarana prasarana. "Dukungan teknologi komunikasi modern di lapangan merupakan bagian dari upaya Polda Sumsel beradaptasi dan mengoptimalkan sarana prasarana untuk memastikan setiap operasi kepolisian, khususnya penanggulangan karhutla, berjalan secara presisi dan terkoordinasi," katanya.
Nandang menekankan bahwa arus informasi dari lapangan tidak hanya penting untuk mendukung proses pemadaman. Kelancaran komunikasi juga berkaitan langsung dengan keselamatan personel, perlindungan masyarakat sekitar, dan pengamanan lingkungan dari dampak kebakaran.
Pembekalan teknologi ini menjadi bagian dari kesiapsiagaan Polda Sumsel menghadapi potensi karhutla yang kerap meningkat pada musim kemarau. Dengan perangkat satelit, kendala geografis berupa area tanpa sinyal seluler diharapkan tidak lagi menghambat koordinasi di lapangan.