SUMATERA SELATAN — Pengguna Lyft di Nashville kini bisa memesan perjalanan dengan mobil tanpa pengemudi dari Waymo, anak perusahaan Alphabet. Layanan ini mulai aktif dan mencakup sejumlah area utama di pusat kota, menandai perluasan signifikan dalam kemitraan kedua perusahaan yang diumumkan sejak September tahun lalu.
Untuk saat ini, perjalanan dengan Waymo hanya bisa dinikmati jika rute berangkat dan tujuan berada di dalam zona layanan Waymo yang mencakup Downtown/Broadway, North Nashville/Germantown, East Nashville, Midtown, dan South Nashville.
Pengguna tidak perlu memilih opsi khusus untuk mendapat mobil otonom. Sistem Lyft akan otomatis memasangkan permintaan perjalanan Standard, Priority Pickup, Wait & Save, atau Extra Comfort dengan armada Waymo apabila tersedia dan sesuai rute.
Perjalanan menggunakan Waymo tidak dikenakan biaya tambahan alias tarifnya sama dengan layanan Lyft biasa. Meski begitu, Lyft tetap memberikan kendali penuh kepada pengguna yang belum nyaman dengan teknologi tanpa pengemudi.
Pengguna bisa memilih untuk menonaktifkan opsi Waymo sepenuhnya dari pengaturan aplikasi, atau sekadar menolak ketika sistem menawarkan mobil otonom pada satu momen tertentu. Lyft menyatakan ketersediaan armada Waymo akan terus bertambah di kota tersebut dalam beberapa pekan ke depan.
Waymo sebenarnya sudah mulai menguji kendaraannya di Nashville sejak pengumuman kemitraan dengan Lyft pada September 2024. Namun, izin untuk mengoperasikan mobil tanpa pengemudi di belakang kemudi baru diperoleh perusahaan pada Februari 2025.
Dengan hadirnya layanan ini, Nashville menjadi kota percontohan bagaimana dua platform ride-hailing besar bisa berbagi satu armada otonom yang sama. Ke depan, model kemitraan semacam ini berpotensi menjadi blueprint ekspansi Waymo ke kota-kota lain di Amerika Serikat.