Bripda Riski Ardianto Ditemukan Meninggal di Perairan Sungai Badak Mesuji, Sempat Hilang Saat Kawal Kapal LCT

Penulis: Ferdian Syah  •  Minggu, 13 September 2026 | 11:45:32 WIB
Jenazah Bripda Riski Ardianto dievakuasi ke Dermaga Desa Sungai Badak setelah ditemukan di perairan Sungai Badak, Mesuji.

Bripda Riski Ardianto, anggota Dit Samapta Polda Sumsel yang sempat dilaporkan hilang, ditemukan meninggal dunia di perairan Sungai Badak, Kabupaten Mesuji, Lampung, Jumat (11/9) sekitar pukul 10.04 WIB. Jenazahnya ditemukan mengapung di pinggir tanaman nipah, sekitar 1,5 kilometer dari Desa Sungai Badak ke arah Desa Gajah Mati, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

PALEMBANG — Tim gabungan lintas wilayah menemukan Bripda Riski Ardianto dalam kondisi meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang saat menjalankan tugas pengamanan dan pengawalan kapal LCT milik PT Prime Agri Resources (PAR).

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya membenarkan penemuan tersebut. Korban dilaporkan hilang pada Kamis (10/9/2026) sebelum akhirnya ditemukan keesokan harinya.

Barang Bawaan Masih Melekat Utuh Saat Ditemukan

Saat ditemukan mengapung, barang-barang milik korban masih melekat utuh pada tubuhnya. Mulai dari tas ransel hitam, ponsel, hingga senjata api dinas jenis V2 Sabhara.

Kondisi itu menjadi salah satu bahan pemeriksaan tim medis untuk memastikan penyebab kematian anggota Dit Samapta Polda Sumsel tersebut.

Tim Gabungan Lintas Provinsi Terlibat Pencarian

Proses pencarian hingga evakuasi melibatkan jajaran Polres OKI di bawah pimpinan AKBP Eko Rubiyanto, Polsek Sungai Menang, Basarnas, dan BNPB Kabupaten Mesuji. Masyarakat setempat turut membantu di lapangan.

Dari lokasi penemuan, jenazah dievakuasi ke Dermaga Desa Sungai Badak. Korban sempat dibawa ke Puskesmas Sidomulyo untuk penanganan awal sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.

Pemeriksaan Medis di RS Bhayangkara Palembang

Rujukan ke RS Bhayangkara Palembang dilakukan guna proses pemeriksaan medis lebih lanjut. Hasil pemeriksaan itu akan menjadi dasar penanganan kasus ini oleh Polda Sumsel.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi soal penyebab pasti kematian korban maupun hasil pemeriksaan medis.

Reporter: Ferdian Syah
Sumber: sumsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top