Sebanyak 221 pecatur dari kabupaten dan kota di Sumatera Selatan mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Sumsel 2026 yang digelar di Palembang, 12-13 September 2026. Ajang tahunan ini menjadi jalur penjaringan atlet terbaik Sumsel menuju Kejurnas Catur di Serang, Banten, akhir Oktober 2026.
PALEMBANG — Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Sumsel memastikan 221 pecatur ambil bagian pada Kejurprov Catur Sumsel 2026. Kompetisi berlangsung dua hari, 12-13 September 2026, dengan 13 kategori lomba yang dipertandingkan.
Ketua Harian Pengprov Percasi Sumsel yang juga Ketua Pelaksana Kejurprov, Fachruddin, menyebut ajang ini sebagai sarana pembinaan atlet berkelanjutan di wilayah setempat.
Menurut Fachruddin, hasil Kejurprov akan menentukan pecatur yang mewakili Sumatera Selatan pada Kejurnas Catur di Serang, Banten, pada akhir Oktober 2026 mendatang.
"Selain memperkuat pembinaan, ajang ini diselenggarakan untuk menjaring atlet-atlet terbaik yang akan mewakili Sumatera Selatan pada Kejurnas Catur di Serang, Banten, pada akhir Oktober 2026 mendatang, sekaligus mempererat silaturahmi antarpecatur," kata Fachruddin saat memberikan sambutan pada acara pembukaan.
Penyelenggaraan tahun ini mendapat dukungan Bank Sumsel Babel. Fachruddin menyebut dukungan BUMD tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap pengembangan potensi atlet muda daerah.
Sekretaris Umum KONI Sumsel Tubagus Sulaiman menilai kompetisi rutin jadi kunci untuk mengukur hasil pembinaan cabang olahraga. Tanpa kejuaraan berkala, atlet potensial sulit teridentifikasi.
"Kami dari KONI Sumsel sangat mengharapkan seluruh kepengurusan cabang olahraga aktif menggelar kompetisi seperti ini. Tanpa adanya kejuaraan yang rutin, sulit bagi kita untuk melihat hasil pembinaan dan menemukan atlet-atlet potensial yang siap bersaing di tingkat nasional," kata Tubagus.
Ia mengapresiasi konsistensi Pengprov Percasi Sumsel yang terus memutar roda kompetisi hingga tingkat daerah.
Data rekapitulasi panitia mencatat Kota Palembang mengirimkan kontingen terbesar dengan 71 peserta. Peringkat berikutnya ditempati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dengan 32 peserta, lalu OKU Selatan 18 peserta.
Lahat dan Musi Banyuasin (Muba) masing-masing mengirim 15 peserta. Daerah lain yang turut ambil bagian: Muara Enim (13), Ogan Ilir (12), Empat Lawang (11), Ogan Komering Ilir (11), Prabumulih (8), Banyuasin (5), Ogan Komering Ulu (4), Percasi Sumsel (3), Musi Rawas (2), serta Muratara dan OKU Timur masing-masing satu peserta.
Dari 13 kategori yang dipertandingkan, Senior Putra mencatat peserta terbanyak yakni 66 orang. Kelompok Veteran diikuti 26 pecatur, sementara Senior Putri 13 orang.
Pada kelompok Junior Putra dan Putri yang terbagi dari umur A hingga E, kategori Junior Putra E menjadi yang terbesar dengan 27 pecatur.
Penyelenggara menyiapkan apresiasi bagi para pemenang berupa uang pembinaan, medali, dan sertifikat penghargaan.