SUMATERA SELATAN — GIIAS Semarang 2026 akan berlangsung di Muladi Dome, Universitas Diponegoro, pada 30 September hingga 4 Oktober 2026 dengan 19 agen pemegang merek dan tujuh kendaraan baru. Jumlah peserta itu naik lebih dari dua kali lipat dibanding penyelenggaraan perdana yang hanya diikuti sekitar sembilan merek. Pameran ini menjadi putaran kelima GIIAS di Semarang dalam rangkaian GIIAS The Series 2026 setelah BSD, Surabaya, dan Bandung.
Gaikindo memastikan 19 agen pemegang merek ambil bagian pada GIIAS Semarang 2026. Tujuh kendaraan baru dijadwalkan meluncur perdana di ajang tersebut, terdiri dari kendaraan penumpang dan sepeda motor. Kepastian itu disampaikan dalam konferensi pers di Semarang, Rabu (16/9/2026).
Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara, menyebut lonjakan peserta sebagai indikator kepercayaan industri terhadap pasar Jawa Tengah. Pada penyelenggaraan pertama GIIAS Semarang, jumlah peserta hanya sekitar sembilan merek.
"Tahun 2026, penyelenggaraan GIIAS di Semarang ini sudah kelima kalinya. Ini cukup menarik. Pada awal penyelenggaraan GIIAS di Semarang, waktu itu ada kurang lebih sembilan brand yang ikut. Sekarang ada 19 brand yang ikut di GIIAS Semarang," ujar Kukuh.
Menurutnya, pameran ini menjadi ruang bagi ATPM untuk memperkenalkan model dan teknologi terbaru kepada konsumen di wilayah Jawa Tengah.
Penjualan kendaraan di Jawa Tengah mencapai sekitar 14.195 unit hingga April 2026. Angka itu menempatkan provinsi ini di peringkat kelima nasional, di bawah DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, dan Jawa Timur.
Kukuh juga menyebut kinerja industri otomotif nasional hingga Agustus 2026 lebih baik dibanding periode yang sama tahun lalu. Posisi Jawa Tengah disebut cukup signifikan dalam kontribusi penjualan nasional.
"Industri otomotif di Indonesia, Jawa Tengah tercatat berada di posisi kelima secara nasional dengan angka penjualan sampai dengan April sekitar 14.195 unit," kata Kukuh.
Project Director GIIAS The Series, Abiyoso Wietono, menyatakan sejumlah merek baru ikut ambil bagian tahun ini. Kehadiran mereka menambah pilihan kendaraan dan teknologi bagi masyarakat Jawa Tengah.
"Kami antusias kembali menghadirkan GIIAS di Semarang. Tahun ini, hadir sejumlah merek baru yang menambah pilihan kendaraan dan teknologi bagi masyarakat Jawa Tengah," ujar Abiyoso.
Selama lima hari pameran, pengunjung bisa mengikuti berbagai aktivitas interaktif yang disiapkan penyelenggara. Gaikindo belum merinci merek mana saja yang baru pertama kali ikut serta.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menaruh harapan besar pada gelaran ini. Kepala Bapenda Jawa Tengah, Muhammad Masrofi, menyebut peningkatan transaksi kendaraan bisa membantu pencapaian target Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor tahun ini.
"Kami berharap GIIAS dapat mendorong penjualan kendaraan dan membantu mencapai target BBNKB tahun ini," kata Masrofi. Target BBNKB Jawa Tengah 2026 ditetapkan sebesar Rp2,1 triliun.
Pemprov juga menyatakan dukungan terhadap pertumbuhan kendaraan listrik. Langkah itu disebut bagian dari upaya menekan emisi karbon dan mendorong ekonomi hijau di Jawa Tengah.
Pameran berlangsung di Muladi Dome, Universitas Diponegoro, Semarang, pada 30 September hingga 4 Oktober 2026. GIIAS Semarang menjadi putaran kelima dalam rangkaian GIIAS The Series 2026, setelah sebelumnya digelar di BSD Kabupaten Tangerang, Surabaya, dan Bandung.
Bagi calon pembeli di Jawa Tengah, ajang ini biasanya menjadi momen diskon dan paket kredit khusus dari diler peserta. Informasi soal daftar merek lengkap dan jadwal peluncuran tujuh kendaraan baru masih menunggu pengumuman resmi Gaikindo.