PT RHM Bangun Sekat Bakar 890 Meter di Muba, 12 Ekskavator Dikerahkan Kendalikan Karhutla

Penulis: Ferdian Syah  •  Kamis, 24 September 2026 | 13:09:02 WIB
Ekskavator PT RHM membangun sekat bakar sepanjang 890 meter di Hutan Produksi Lalan Mendis, Musi Banyuasin.

PT Rimba Hutani Mas membangun sekat bakar sepanjang 890 meter di kawasan Hutan Produksi Lalan Mendis, Medak, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, untuk menahan pergerakan api karhutla. Pengerjaan yang dimulai 19 September 2026 itu masih berlanjut hingga Selasa (22/9), melibatkan 12 unit ekskavator serta dukungan pemadaman darat dan operasi udara.

MUBA — Pembangunan sekat bakar menjadi salah satu langkah utama yang diperkuat tim gabungan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Hutan Produksi Lalan Mendis. Sekat bakar yang terbangun kini mencapai 890 meter dengan lebar 6–8 meter, dan pengerjaannya belum dihentikan.

PT Rimba Hutani Mas mengerahkan 12 unit ekskavator untuk mempercepat pekerjaan tersebut. Sekat bakar berfungsi menghambat pergerakan api sekaligus menekan risiko penyebaran kebakaran ke area sekitar.

Api Pertama Terdeteksi dari Menara Pantau

Kebakaran di wilayah itu pertama kali terdeteksi pada 15 September 2026 melalui pemantauan menara api. Sejak laporan awal masuk, tim gabungan bergerak intensif melakukan pemadaman dan pemantauan di lapangan.

Pemadaman dari darat dilakukan dengan dukungan pompa air, jaringan selang, dan peralatan pendukung lainnya. Patroli serta pemantauan dijalankan bersamaan agar titik api baru bisa segera ditangani.

Dukungan Udara: Helikopter Kamov Lakukan 46 Kali Water Bombing

Operasi udara dikerahkan menggunakan helikopter Kamov PK-KII untuk patroli dan pengeboman air. Helikopter tersebut melaksanakan dua sorti dengan total 46 kali water bombing.

Penanganan di lapangan melibatkan PT RHM bersama Kesatuan Pengelolaan Hutan Lalan Mendis, TNI, Polri, Manggala Agni, Kelompok Masyarakat Peduli Api, masyarakat, dan sejumlah perusahaan di sekitar lokasi.

Kepala KPH Lalan Mendis Amiril menilai kolaborasi lintas pihak menjadi kunci pengendalian karhutla di wilayah tersebut.

"Penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan dan koordinasi berbagai pihak. Dukungan PT RHM melalui personel, peralatan, alat berat, maupun dukungan lainnya sangat membantu upaya pengendalian bersama," ujar Amiril di Muba, Rabu.

Lokasi Api di Luar Konsesi, Perusahaan Tetap Turun Tangan

Fire Marshal PT RHM Agung Pratama menyatakan lokasi kebakaran berada di luar wilayah konsesi perusahaan. Meski demikian, PT RHM tetap mengerahkan sumber daya sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam penanganan karhutla di Musi Banyuasin.

"Pembangunan sekat bakar kami lakukan untuk membantu menghambat pergerakan api. Langkah ini berjalan bersama pemadaman darat, patroli, dan dukungan udara yang terkoordinasi," kata Agung.

Ia menegaskan fokus tim gabungan saat ini adalah mengendalikan api dan mencegah penyebarannya ke wilayah yang lebih luas. Pembangunan sekat bakar masih berlanjut, dibarengi pemadaman darat dan patroli harian di titik-titik rawan.

Reporter: Ferdian Syah
Sumber: sumsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top