Tim Manggala Agni bersama personel gabungan masih berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan seluas 25 hektare di Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Kebakaran yang berlokasi dekat ruas Jalan Tol Palembang-Indralaya itu sudah berlangsung sejak Jumat (25/9) pukul 11.49 WIB dan hingga Sabtu (26/9/2026) belum sepenuhnya padam. Dua unit helikopter water bombing dikerahkan untuk menjangkau titik api yang sulit diakses dari jalur darat.
PALEMBANG — Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatra Kementerian Kehutanan, Ferdian Krisnanto, menyatakan pemadaman hari kedua masih menyisakan satu hamparan lahan gambut dan semak belukar yang terbakar di samping tol. Lahan gambut menjadi tantangan tersendiri karena api cenderung menjalar di bawah permukaan.
Pada pemadaman hari pertama yang berakhir pukul 21.50 WIB, tim berhasil memadamkan sekitar 10 hektare. Sisanya masih menyisakan api di bagian tengah yang sulit dijangkau petugas di lapangan.
Dari total 25 hektare yang terbakar, sekitar 10 hektare berhasil dipadamkan pada hari pertama. Sisa 15 hektare masih dalam proses pemadaman hingga Sabtu pagi.
Ferdian menyebut pemadaman dilanjutkan sejak pagi dengan mengerahkan satu regu Manggala Agni Daops Sum-XIV/Banyuasin sebanyak 10 orang dan satu regu Daops Sum-XIII/Sarolangun berjumlah 12 orang.
Personel BPBD, TNI, Pokri, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Ogan Ilir turut membantu di lokasi.
Medan lahan gambut yang terbakar tidak bisa dijangkau kendaraan roda dua maupun roda empat. Tim pun berjibaku dari jalur darat menggunakan mobil suplai air, pompa jinjing, dan peralatan lainnya.
Dua unit helikopter water bombing diterjunkan untuk memadamkan titik api yang sulit dijangkau dari darat. Kombinasi jalur darat dan udara jadi strategi utama di lokasi ini.
"Hingga saat ini petugas gabungan di lokasi masih berjibaku melakukan pemadaman satu hamparan lahan di samping tol yang terbakar. Mudah-mudahan saja kerja keras para personel membuahkan hasil yang maksimal," ujar Ferdian.
Lokasi kebakaran berada tepat di samping ruas Tol Palembang-Indralaya. Posisi ini membuat asap berpotensi mengganggu jarak pandang pengendara yang melintas.
Belum ada laporan resmi soal penutupan jalur tol akibat karhutla tersebut. Petugas masih fokus menyelesaikan pemadaman di lokasi.
Hingga Sabtu siang, tim gabungan belum menarik diri dari lokasi. Pemadaman dipastikan berlanjut hingga seluruh titik api di lahan gambut bisa dipadamkan.