Mahasiswa UM Juara Umum Kompetisi Mobil Listrik Indonesia 2026 di Bandung

Penulis: Darmawan Iskandar  •  Selasa, 29 September 2026 | 15:46:31 WIB
Tim REV FT UM meraih Juara Umum Kompetisi Mobil Listrik Indonesia 2026 di Politeknik Negeri Bandung.

SUMATERA SELATAN — Kontingen Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang menyabet gelar Juara Umum Kompetisi Mobil Listrik Indonesia 2026 di Politeknik Negeri Bandung, 20–25 September 2026. REV Team FT UM memenangkan tiga kategori sekaligus, sementara tim robotik UM membawa pulang dua penghargaan dari Kontes Robot Terbang Indonesia 2026 di IKN dan Balikpapan.

Dua ajang rekayasa teknologi nasional berlangsung dalam pekan yang sama, dan Universitas Negeri Malang mengirimkan wakilnya ke keduanya. REV Team FT UM turun di KMLI 2026 yang digelar Politeknik Negeri Bandung, sedangkan kontingen robotik berlaga di KRTI 2026 yang berpusat di Ibu Kota Nusantara dan Institut Teknologi Kalimantan Balikpapan.

Tiga Kategori Dimenangkan REV Team FT UM

Gelar Juara Umum KMLI 2026 diraih lewat performa prototipe kendaraan ramah lingkungan di tiga kategori utama:

  • Juara I Kategori Desain
  • Juara I Kategori Percepatan
  • Juara II Kategori Daya Tanjak

Kemenangan di tiga kategori berbeda menunjukkan prototipe tersebut tidak hanya unggul secara estetika rancangan, tetapi juga mampu bersaing dalam pengujian dinamika kendaraan di lintasan.

Sinergi Empat Program Studi di Balik Prototipe

Perancangan kendaraan listrik ini melibatkan mahasiswa dari Program Studi Teknik Mesin, Teknik Industri, Teknik Elektro, hingga Desain Sistem Kendaraan. Kolaborasi lintas disiplin itu mencakup proses perancangan hingga manufaktur prototipe yang diuji langsung di lapangan.

Dua Penghargaan dari KRTI 2026 di IKN

Di ajang KRTI 2026 yang berlangsung 21–25 September 2026, kontingen robotik UM bersaing dengan 94 tim dari 43 perguruan tinggi se-Indonesia. Cakrawala Team 2 UM meraih Juara Harapan II Divisi Fixed Wing, diperkuat Adryan Hidayatullah dan Firzi Yuhardian Saputra dari Teknik Mesin serta Ahmad Setyo Putra dari Teknik Industri.

Tim WISANGGENI UM yang turun di Divisi Vertical Take-Off Landing (VTOL) menggondol penghargaan Best Spirit. Kedua tim dibimbing Andika Bagus Nur Rahmah Putra, Putra Wisnu Agung Sucipto, dan sejumlah dosen pendamping lainnya.

Respons Direktur Kemahasiswaan UM

Direktur Kemahasiswaan dan Alumni UM, Prof. Dr.Eng. Ir. Siti Sendari, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.

"Semua hasil impresif yang diperoleh merupakan buah kerja cerdas mahasiswa dalam berkolaborasi lintas tim dan merealisasikan ide-ide inovatif. Prototipe yang digagas dapat diuji keandalannya secara riil di lapangan. Semoga keikutsertaan dalam KRTI dan KMLI 2026 ini menjadi batu loncatan berharga bagi seluruh mahasiswa," ungkap Prof. Siti.

Kaitan dengan Metode Pembelajaran Kampus

Keikutsertaan mahasiswa UM di kedua kompetisi merupakan penerapan metode Pembelajaran Berbasis Proyek atau Project-Based Learning (PBL). Lewat riset kendaraan listrik dan teknologi wahana nirawak (Unmanned Aerial Vehicle/UAV), mahasiswa mengasah kompetensi teknis, kepemimpinan, dan kemampuan pemecahan masalah.

Kegiatan ini juga dikaitkan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.

Posisi UM sebagai PTN-BH

Capaian di dua kompetisi nasional ini memperkuat posisi Universitas Negeri Malang sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum yang konsisten mendorong lulusan inovatif dan berdaya saing global. Ajang seperti KMLI dan KRTI menjadi ruang uji nyata bagi hasil riset kampus sebelum masuk ke industri.

Reporter: Darmawan Iskandar
Sumber: malang-post.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top