Indonesia Inventors Day 2026 Digelar 3-6 Oktober, 543 Tim dari 21 Negara Ikut

Penulis: Syaiful Bahri  •  Senin, 05 Oktober 2026 | 08:19:32 WIB
Peserta dari berbagai negara mengikuti pameran dan kompetisi Indonesia Inventors Day (IID) 2026 di SMESCO Jakarta, 3-6 Oktober 2026.

SUMATERA SELATAN — Sebanyak 543 tim dari 21 negara akan berlaga di Indonesia Inventors Day (IID) 2026 yang berlangsung 3-6 Oktober 2026 di SMESCO Jakarta. Ajang ini mempertemukan lebih dari 2.000 inovator untuk mendorong hasil riset naik ke tahap komersialisasi. Penyelenggara menargetkan kolaborasi lintas negara antara inventor, industri, dan investor.

Perkumpulan Promosi Penemuan dan Inovasi Indonesia (INNOPA) kembali menggelar IID sebagai ruang temu antara penemu, peneliti, akademisi, pelajar, dan mahasiswa. Peserta datang dari Indonesia, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, Taiwan, Hong Kong, hingga Iran. Mereka mempresentasikan hasil penemuan melalui pameran dan kompetisi.

Dari Riset ke Komersialisasi Jadi Fokus Utama

Presiden INNOPA Erricha Insan Pratisi menegaskan ajang ini tidak berhenti pada tahap riset. Hasil penemuan didorong berlanjut ke implementasi dan komersialisasi agar memberi nilai tambah bagi perekonomian. Menurutnya, keterlibatan industri dan investor jadi kunci agar inovasi tidak berhenti di laboratorium.

"Built by Idea, Shaped by People menggambarkan perjalanan sebuah inovasi. Setiap inovasi dimulai dari sebuah ide, tetapi ide tersebut berkembang melalui manusia yang menciptakan, mengembangkan, berkolaborasi, dan membawanya menjadi solusi nyata," ujar Erricha dalam keterangan pers, Minggu (4/10/2026).

Erricha menambahkan, IID diharapkan membuka peluang bagi inovator memperluas pengembangan gagasan. Caranya lewat keterlibatan industri, investor, mitra usaha, dan pemangku kepentingan lain. Kolaborasi yang dibangun pun diarahkan melampaui batas negara.

BRIN Soroti Pentingnya Pertemuan Riset dan Masyarakat

Perwakilan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Driszal Fryantoni menilai forum seperti IID penting. Menurutnya, ajang ini mempertemukan hasil riset dan inovasi dengan masyarakat serta berbagai pemangku kepentingan. Pertemuan itu dinilai mempercepat transfer pengetahuan dari peneliti ke pengguna akhir.

IID 2026 mengusung tema "Built by Idea, Shaped by People". Tema itu dipilih untuk menegaskan bahwa ide awal hanya titik mula, sementara manusia yang mengembangkan dan mengkolaborasikan gagasan menentukan hasil akhirnya.

Peluang bagi Investor dan Pelaku Industri

Bagi pelaku usaha, IID menjadi kanal untuk menjaring teknologi siap komersialisasi. Investor dapat melihat langsung prototipe dan riset terapan yang dipamerkan peserta. Peluang kerja sama lisensi, paten, hingga pendanaan awal terbuka selama empat hari pameran.

Peserta dari kalangan pelajar dan mahasiswa juga mendapat ruang menunjukkan karya. Kehadiran mereka memperluas basis talenta inovasi nasional yang selama ini terkonsentrasi di lembaga riset dan kampus besar.

Kolaborasi Lintas Negara Jadi Taruhan

Keikutsertaan 21 negara menunjukkan IID bukan sekadar kompetisi domestik. Pertemuan lintas negara membuka akses pasar dan jaringan bagi inventor Indonesia. Sebaliknya, peserta asing bisa menjajaki kemitraan dengan ekosistem riset lokal.

INNOPA berharap ajang ini mendorong lebih banyak hasil riset dalam negeri naik kelas. Dari sekadar prototipe menjadi produk yang dijual dan memberi dampak ekonomi nyata.

Reporter: Syaiful Bahri
Sumber: ekbis.sindonews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top