Panduan Laptop ASUS 2026: Dari Rp4 Jutaan sampai Kelas Premium

Penulis: Khairul Anwar  •  Senin, 19 Oktober 2026 | 13:18:31 WIB
Lini laptop ASUS mencakup rentang harga dari beberapa juta rupiah hingga kelas premium.

SUMATERA SELATAN — Memilih laptop ASUS bukan soal merek, tapi soal tahu kelas mana yang benar-benar dibutuhkan. Rentang harganya terbentang dari beberapa juta rupiah untuk aktivitas ringan hingga belasan bahkan puluhan juta untuk gaming dan kerja kreatif, dengan Vivobook dan Zenbook sebagai dua ujung yang paling sering dibandingkan calon pembeli.

ASUS termasuk merek yang paling sering masuk daftar pertimbangan di pasar laptop Indonesia. Lini produknya sengaja dibuat berlapis, dari perangkat untuk tugas harian sampai komputer portabel berperforma tinggi. Lapisan itulah yang bikin calon pembeli wajib teliti membaca spesifikasi sebelum memutuskan, karena selisih harga antar kelas tidak selalu sebanding dengan selisih kemampuan yang bakal terasa di pemakaian nyata.

Kenapa Harga Laptop ASUS Bisa Sangat Lebar

Model untuk aktivitas ringan umumnya berada di kelas beberapa juta rupiah. Perangkat premium dan gaming bergerak jauh di atasnya, sampai belasan hingga puluhan juta rupiah. Harga tersebut tidak berdiri sendiri: prosesor, kapasitas RAM, penyimpanan, jenis layar, dan konfigurasi yang ditawarkan ikut menentukan posisi sebuah model di tangga harga.

Artinya, dua laptop dengan nama seri sama bisa punya selisih harga besar hanya karena beda chipset dan panel layar. Karena itu, membandingkan harga antar toko tanpa mencocokkan konfigurasi hampir selalu menyesatkan.

ASUS Vivobook: Pilihan untuk Sekolah, Kuliah, dan Kerja Kantor

Vivobook jadi keluarga yang paling banyak dilirik. Seri ini ditujukan untuk pengguna yang butuh laptop untuk sekolah, kuliah, pekerjaan kantor, sampai aktivitas multimedia. Konfigurasinya beragam, mulai dari prosesor kelas entry-level sampai prosesor yang lebih bertenaga.

Beberapa varian sudah memakai layar beresolusi tinggi dan teknologi panel yang lebih nyaman untuk penggunaan sehari-hari. Bagi pembaca yang mencari perangkat utama untuk tugas harian, rentang Vivobook inilah yang paling masuk akal untuk ditelusuri lebih dulu.

ASUS Zenbook: Kelas Premium untuk Pengguna yang Lebih Menuntut

Di kelas yang lebih premium ada ASUS Zenbook. Posisinya di atas Vivobook, menyasar pengguna yang menuntut lebih dari sekadar laptop kerja biasa. Karena bahan tidak merinci spesifikasi per model, perbandingan teknis Zenbook versus Vivobook belum bisa dijadikan patokan angka di sini.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli

  • Rentang harga sangat lebar, jadi tetapkan anggaran dulu sebelum melihat seri tertentu
  • Cocokkan konfigurasi (prosesor, RAM, penyimpanan, layar) antar toko sebelum membandingkan harga
  • Varian entry-level dan varian bertenaga bisa memakai nama seri yang sama, tapi kemampuan berbeda jauh
  • Bahan belum menyebut harga per model maupun ketersediaan varian spesifik di Indonesia, jadi verifikasi ke penjual resmi tetap perlu

Kesimpulan: Vivobook atau Zenbook?

Untuk kebutuhan sekolah, kuliah, dan kerja kantor, Vivobook adalah titik awal yang paling logis karena konfigurasinya menyesuaikan anggaran. Zenbook baru masuk pertimbangan kalau kebutuhan kerja menuntut lebih dan anggaran sudah longgar. Tanpa rincian spesifikasi per model, keputusan akhir tetap harus berdasar pengecekan konfigurasi langsung di toko atau situs resmi ASUS.

Reporter: Khairul Anwar
Sumber: okinews.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top