SUMATERA SELATAN — Sato buka suara melalui akun media sosial pribadinya, Sabtu (30/5/2026). Ia memberikan klarifikasi terkait larangan pendaftaran pemain yang dijatuhkan FIFA kepada Persib. Menurutnya, kasus ini bukan laporan baru, melainkan kelanjutan dari sengketa kontrak yang sudah berjalan lama sejak 2023.
Permintaan Tutup Mulut soal Putusan
Sato menjelaskan bahwa Persib mengajukan banding ke Court of Arbitration for Sport (CAS) terkait sengketa ini. Namun, upaya tersebut ditolak pada Maret 2026. Setelah putusan CAS keluar, manajemen Persib disebut meminta agar hasilnya tidak dipublikasikan secara terbuka.
"Persib meminta agar putusan tersebut tidak dipublikasikan dengan menyebut nama pemain dan klub, dengan alasan adanya kekhawatiran terkait kehormatan dan reputasi," tulis Sato. "Kami menolak permintaan tersebut karena kami meyakini bahwa perkara ini seharusnya ditangani secara transparan."
Kronologi Pemutusan Kontrak di Tengah Musim
Sato memperkuat Persib selama satu setengah musim sejak 2022 hingga awal 2024. Ia dilepas di tengah Liga 1 2023/2024 berlangsung, meski masih terikat kontrak. Pemutusan sepihak ini kemudian berujung pada sengketa hukum olahraga yang diproses Sato bersama tim kuasa hukumnya.
"Masalah ini berkaitan dengan sengketa kontrak antara Persib Bandung dan saya, Daisuke Caumanday Sato, setelah kontrak saya diputus pada tahun 2023," tulisnya dalam pernyataan yang dikutip detiksport.
Dampak ke Aktivitas Transfer Persib
Sanksi FIFA yang masih membekap Persib berdampak langsung pada aktivitas transfer pemain menjelang musim kompetisi berikutnya. Klub berjuluk Maung Bandung itu belum bisa mendaftarkan pemain baru sebelum perkara ini tuntas sesuai prosedur.
Manajemen Persib sebelumnya telah menyatakan komitmennya untuk mematuhi seluruh proses dan regulasi yang berlaku. Penyelesaian kasus ini menjadi prioritas agar sanksi FIFA segera dicabut dan klub bisa kembali bergerak di bursa transfer.
Pernyataan Sato ini menjadi kali pertama detail komunikasi terkait sengketa kontrak yang selama ini berjalan di belakang layar terungkap ke publik.