Pencarian

Cara Menonaktifkan Google Play Protect di Android, Lengkap dengan Risiko Keamanannya

Kamis, 23 Juli 2026 • 08:55:31 WIB
Cara Menonaktifkan Google Play Protect di Android, Lengkap dengan Risiko Keamanannya
Pengguna dapat menonaktifkan Google Play Protect melalui menu pengaturan di aplikasi Google Play Store.

SUMATERA SELATAN — Google merilis Play Protect pada 2017 sebagai sistem perlindungan gratis dan terintegrasi langsung ke perangkat Android. Fungsinya menjadi lapisan pertahanan pertama tanpa perlu menginstal antivirus pihak ketiga. Google mengklaim sistem ini mendeteksi lebih dari 27 juta aplikasi jahat baru sepanjang 2025, baik dengan memberi peringatan ke pengguna maupun langsung memblokir aplikasi tersebut.

Apa Saja yang Dilakukan Play Protect?

Play Protect tidak hanya memeriksa aplikasi dari Play Store sebelum diunduh. Sistem ini juga memindai seluruh perangkat untuk mencari malware dan program berbahaya dari sumber lain. Pengguna akan mendapat notifikasi privasi jika ada aplikasi yang mengakses data pribadi, serta peringatan soal aplikasi menipu yang menyamar sebagai aplikasi lain atau menyembunyikan fungsi aslinya.

Fitur ini bekerja paling ketat saat pengguna melakukan sideload—istilah untuk memasang aplikasi di luar Play Store. Play Protect bisa mencegah instalasi berjalan sama sekali, atau secara otomatis menonaktifkan dan menghapus aplikasi yang dianggap berbahaya. Sepanjang 2025, Google mencatat 266 juta upaya instalasi sideload berisiko berhasil diblokir.

Mengapa Banyak Pengguna Ingin Menonaktifkannya?

Kebijakan ketat Play Protect membuat sebagian pengguna Android merasa kebebasannya dibatasi, terutama mereka yang sering menginstal aplikasi dari sumber tidak resmi. Jika Anda termasuk dalam kelompok ini dan tetap ingin menonaktifkannya, konsekuensinya cukup serius: risiko infeksi malware meningkat drastis, tidak ada lagi peringatan saat mengunduh aplikasi mencurigakan, dan data sensitif lebih mudah dicuri—apalagi jika tidak menggunakan antivirus tambahan.

Panduan Menonaktifkan Google Play Protect

Sebelum mengikuti langkah-langkah di bawah, perlu diketahui bahwa tidak semua pengguna bisa menonaktifkan fitur ini. Jika perangkat Anda dikelola oleh kantor atau sekolah, administrator mungkin telah mengunci akses ke pengaturan keamanan. Pengguna yang terdaftar di Program Perlindungan Lanjutan (Advanced Protection Program) Google juga tidak bisa menonaktifkannya—program ini dirancang untuk jurnalis, aktivis, selebritas, dan pekerja kampanye politik yang paling rentan terhadap serangan siber.

Perlu dicatat, Google tetap bisa menghapus aplikasi sideload yang dianggap berbahaya meskipun Play Protect sudah dimatikan. Jika Anda tetap ingin melanjutkan, berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka aplikasi Google Play Store di ponsel Android Anda.
  2. Ketuk ikon profil di pojok kanan atas antarmuka Play Store.
  3. Gulir ke bawah dan pilih opsi "Play Protect". Di layar ini Anda bisa melihat kapan terakhir kali fitur ini memindai aplikasi.
  4. Ketuk ikon roda gigi (Settings) di pojok kanan atas.
  5. Matikan toggle "Scan apps with Play Protect".

Di layar yang sama, Anda juga bisa mengaktifkan atau menonaktifkan fitur "Improve harmful app detection". Jika toggle ini aktif, akun Google Anda otomatis mengirimkan aplikasi yang diunduh dari luar Play Store ke Google untuk diperiksa malware-nya.

Cara Keluar dari Program Perlindungan Lanjutan

Bagi pengguna yang terdaftar di Advanced Protection Program, langkah pertama adalah keluar dari program tersebut:

  1. Masuk ke akun Google melalui browser dan buka menu Security & sign-in.
  2. Cari "Advanced Protection Program" lalu pilih "Unenroll".

Setelah itu, restart perangkat dan tunggu beberapa saat hingga perlindungan lanjutan berhenti bekerja. Barulah Anda bisa mengikuti langkah menonaktifkan Play Protect seperti di atas.

Keputusan menonaktifkan Play Protect sepenuhnya ada di tangan pengguna. Namun untuk keamanan data pribadi dan perangkat, fitur ini sebaiknya tetap aktif—terutama jika Anda tidak yakin dengan sumber aplikasi yang akan diinstal.

Bagikan
Sumber: engadget.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks