PALEMBANG — Manajemen PLN UID S2JB tak hanya menggelar seremoni dalam memperingati Hari Pelanggan Nasional. Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID S2JB, Hery Kurniawan Indarto, melakukan blusukan ke PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kenten dan kantor PDAM Tirta Musi Unit Pelayanan Sako, Palembang, untuk berdialog langsung dengan pengguna layanan listrik.
Kunjungan ini menjadi ajang sosialisasi masif mengenai kemudahan transaksi kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile. Hery menjelaskan, berbagai kebutuhan mendasar seperti permohonan pasang baru, perubahan daya, pembelian token, hingga pelaporan gangguan kini bisa diselesaikan hanya melalui genggaman telepon seluler.
Memangkas Jarak dengan Layanan Digital
Hery menegaskan bahwa transformasi digital ini dirancang untuk menghilangkan hambatan birokrasi yang kerap dirasakan pelanggan. Dengan PLN Mobile, masyarakat tidak perlu lagi mengantre panjang di kantor layanan untuk sekadar mengurus administrasi.
"Hari Pelanggan Nasional bukan semata-mata kegiatan seremonial. Bagi kami, ini merupakan kesempatan untuk hadir lebih dekat, mendengarkan pengalaman pelanggan, dan memastikan setiap layanan PLN semakin mudah diakses," kata Hery di Palembang, Kamis.
Ia menambahkan, aplikasi tersebut memberikan transparansi penuh karena pelanggan dapat memantau sendiri progres setiap permohonan layanan secara real-time. Hal ini dinilai mampu menekan potensi calo dan praktik percaloan yang kerap merugikan masyarakat.
Dampak Nyata bagi Pelanggan Rumah Tangga
Salah seorang pelanggan ULP Kenten, Effendy Agus Wiluyo (45), mengaku baru memahami kapasitas penuh aplikasi milik negara tersebut setelah mendapat penjelasan langsung dari manajemen. Menurut dia, selama ini ia hanya menggunakan PLN Mobile untuk membeli token listrik.
"Setelah dijelaskan, ternyata banyak kebutuhan listrik yang bisa diurus melalui PLN Mobile. Kami baru tahu. Ini sangat membantu dan selanjutnya akan kami coba gunakan fiturnya dari hp," ujar Effendy.
Ia mencontohkan, proses pengajuan tambah daya yang dulu membutuhkan waktu dan kunjungan ke kantor, kini dapat diselesaikan secara mandiri dari rumah. Hal ini dirasa sangat menguntungkan bagi pekerja yang memiliki mobilitas tinggi.
Koordinasi Korporasi untuk Ketahanan Layanan Air
Dialog tidak berhenti pada pelanggan rumah tangga. Manajemen PLN UID S2JB melanjutkan kunjungan ke PDAM Tirta Musi Unit Pelayanan Sako untuk menggali kebutuhan spesifik pelanggan korporasi yang bergantung pada pasokan listrik stabil.
Manager PDAM Tirta Musi Unit Pelayanan Sako, Ade Oktariady, menyambut baik inisiatif komunikasi langsung ini. Ia menilai keandalan listrik menjadi faktor krusial dalam menjaga kesinambungan produksi air bersih untuk warga Kota Palembang.
"Kami mengapresiasi kehadiran PLN yang datang langsung untuk mendengarkan kebutuhan pelanggan. Kami berharap komunikasi dan koordinasi yang selama ini telah berjalan baik dapat terus diperkuat sehingga operasional pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga," kata Ade.
Komitmen Budaya Melayani Sepenuh Hati
General Manager PLN UID S2JB, Diksi Erfani Umar, menegaskan bahwa seluruh masukan yang terkumpul akan menjadi pijakan utama evaluasi internal. Pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan keandalan pasokan serta kecepatan respons di lapangan.
"Pelanggan adalah mitra penting bagi PLN. Setiap masukan menjadi bahan evaluasi agar kami dapat menghadirkan pasokan listrik yang semakin andal serta pelayanan yang cepat, mudah, dan responsif," ujar Diksi.
Diksi menekankan bahwa keberhasilan transformasi layanan tidak hanya diukur dari kecanggihan teknologi, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia dalam merespons kebutuhan pelanggan secara empatik dan solutif. Kegiatan ini menjadi pengingat bagi seluruh insan PLN untuk terus membuka ruang dialog dan menjaga budaya pelayanan prima.