Pencarian

Anthropic Ungkap Houthi Diduga Pakai Claude AI Rancang Rudal Balistik

Rabu, 16 September 2026 • 11:19:31 WIB
Anthropic Ungkap Houthi Diduga Pakai Claude AI Rancang Rudal Balistik
Anthropic mengungkap dugaan penyalahgunaan model AI Claude oleh aktor bersenjata di Yaman utara.

SUMATERA SELATAN — Kelompok milisi Houthi di Yaman diduga memanfaatkan model AI Claude besutan Anthropic untuk merancang perangkat lunak rudal balistik dan roket pemandu. Laporan keamanan Anthropic menyebut aktor asal Yaman utara itu menjalankan tiga program pengembangan senjata sekaligus, meski sistem pengaman Claude diklaim memblokir sebagian besar permintaan mereka. Temuan ini memperkuat kekhawatiran soal penyalahgunaan AI untuk persenjataan di kancah global.

Anthropic merilis laporan keamanan yang mengungkap upaya penyalahgunaan model AI mereka oleh aktor bersenjata di Yaman utara. Perusahaan tidak menyebut Houthi secara eksplisit, tetapi mengidentifikasi pelaku sebagai "sel aktor ancaman yang berbasis di Yaman utara yang menjalankan tiga program pengembangan senjata." Deskripsi itu merujuk kuat pada kelompok Houthi yang menguasai wilayah tersebut.

Apa yang Coba Dikembangkan Kelompok Ini

Menurut laporan yang dikutip New York Post pada Kamis (11/9), kelompok tersebut berupaya merancang roket pemandu yang memakai komputer penerbangan kelas smartphone biasa dengan sistem pemandu tahap akhir. Mereka juga mencoba mengembangkan rudal balistik bertingkat serta rudal multipredikat, termasuk varian wahana luncur hipersonik.

Dalam laporannya, Anthropic menyatakan para pelaku memakai Claude Code sebagai pengganti insinyur perangkat lunak manusia. Tujuannya mengembangkan perangkat lunak panduan, navigasi, dan kendali yang mengarahkan serta menstabilkan kendaraan terbang.

Bagaimana Mereka Menembus Sistem Pengaman

Untuk mengelabui sistem pengaman bawaan Claude, kelompok ini berupaya menyembunyikan tujuan akhir dan jenis produk yang sedang dikembangkan. Mereka juga memecah permintaan instruksi ke dalam beberapa sesi penggunaan terpisah agar tidak terdeteksi.

Anthropic menegaskan sistem keamanan mereka berhasil memblokir sebagian besar permintaan tersebut. Perusahaan menambahkan belum ada bukti yang menunjukkan para pelaku berhasil membuat perangkat operasional. Namun, Houthi sempat melakukan percobaan penembakan roket pemandu, meski uji coba itu tampaknya gagal. Beberapa jam kemudian, pelaku kembali menggunakan Claude untuk menganalisis penyebab kegagalan.

Insiden Lain yang Terungkap

Laporan yang sama memuat sejumlah insiden penyalahgunaan lain. Satu kelompok yang terhubung dengan Iran meminta Claude mengumpulkan informasi untuk menargetkan militer Amerika Serikat, termasuk pergerakan kapal dan pesawat tempur AS serta celah kelemahan pada sistem komunikasi mereka.

Anthropic juga menggagalkan upaya sejumlah ilmuwan yang mencoba memakai AI untuk mendukung penelitian senjata biologis. Perusahaan mengidentifikasi individu di Rusia dan China yang memanfaatkan AI untuk menyusun rancangan senjata konvensional, seperti sistem senjata anti-torpedo.

Laporan itu turut mencatat aktivitas aktor asal Rusia yang mencoba menyebarkan propaganda daring lewat Claude, serta upaya dari China dan Iran untuk memata-matai kelompok oposisi.

Kekhawatiran Global soal Penyalahgunaan AI

Temuan Anthropic memperkuat kekhawatiran global atas bahaya penyalahgunaan AI untuk persenjataan. Para ahli terus mengingatkan risiko tidak hanya datang dari penyalahgunaan oleh manusia, tetapi juga dari potensi model AI yang bergerak di luar kendali.

Awal pekan ini, Jacob Coxon, mantan peneliti di Anthropic dan OpenAI, menyuarakan keprihatinannya. Ia menilai kedua perusahaan tidak bertindak secara bertanggung jawab di tengah persaingan mengembangkan model AI yang makin canggih. Coxon juga memperingatkan risiko besar dari perlombaan menuju kecerdasan buatan tingkat tinggi.

Bagi industri AI, laporan ini menegaskan tekanan baru bagi penyedia model bahasa besar untuk memperketat lapisan keamanan tanpa mengorbankan akses bagi pengguna sah. Anthropic belum mengungkap langkah lanjutan apa pun terkait temuan tersebut.

Follow palembangtoday.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks