PALEMBANG — BMKG merilis prakiraan cuaca Sumatera Selatan untuk Jumat, 18 September 2026. Hujan dengan intensitas ringan sampai sedang diperkirakan turun di sejumlah wilayah. Namun, tidak semua daerah aman dari gangguan cuaca.
Enam wilayah masih berpotensi dilanda udara kabur. Kota Palembang dan Lubuk Linggau termasuk dalam daftar daerah yang perlu diwaspadai warganya.
Udara Kabur Masih Mengintai di Enam Daerah
Udara kabur diprediksi muncul di Ogan Komering Ulu (OKU) dan Ogan Komering Ilir (OKI). Dua kabupaten ini tercatat dalam prakiraan BMKG dengan kondisi visibilitas terbatas.
Di OKU, suhu udara berkisar 25–36 derajat Celsius dengan kelembapan 39–89 persen. Sementara OKI memiliki suhu 24–34 derajat Celsius dan kelembapan 46–93 persen.
Perbedaan kelembapan yang cukup lebar antara pagi dan siang menandakan potensi kabut tipis pada dini hari. Warga yang beraktivitas pagi sebaiknya berhati-hati di jalan.
Mengapa Udara Kabur Masih Muncul di Musim Hujan
Udara kabur biasanya dikaitkan dengan musim kemarau dan kebakaran lahan. Namun, kondisi ini tetap bisa muncul saat peralihan musim seperti sekarang.
Kombinasi kelembapan tinggi pada malam hari dan pemanasan cepat pada pagi hari memicu pembentukan kabut tipis. Partikel debu yang belum tersapu hujan memperparah kondisi.
BMKG mengimbau warga memantau pembaruan prakiraan cuaca secara berkala. Informasi resmi tersedia di laman BMKG.go.id setiap hari.
Dampak ke Aktivitas Warga Palembang dan Lubuk Linggau
Bagi warga Palembang, hujan ringan hingga sedang bisa memengaruhi mobilitas pagi. Pengendara motor dan pengguna transportasi umum perlu menyiapkan jas hujan.
Di Lubuk Linggau, potensi udara kabur dapat menurunkan jarak pandang di jalur lintas Sumatera. Pengemudi diminta menyalakan lampu utama dan menjaga jarak kendaraan.
Petani di wilayah OKU dan OKI juga perlu mencermati kondisi ini. Hujan yang turun bisa membantu pengairan sawah, tetapi kabut pagi menghambat aktivitas di ladang.
Langkah Antisipasi yang Bisa Dilakukan Warga
Warga yang hendak bepergian pagi disarankan memeriksa kondisi cuaca terlebih dahulu. Gunakan masker jika berada di area dengan visibilitas rendah.
Pengendara di jalur rawan kabut sebaiknya mengurangi kecepatan. Nyalakan lampu kabut atau lampu utama agar kendaraan lain mudah melihat.
Bagi orang tua dan anak-anak, hindari aktivitas luar ruang pada dini hari. Udara kabur dapat memicu gangguan pernapasan bagi kelompok rentan.
BMKG akan memperbarui prakiraan cuaca Sumsel secara berkala. Warga diimbau tidak menyebarkan informasi cuaca yang tidak bersumber dari kanal resmi.