Pencarian

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Mandalika, 66 Penerbangan Tambahan Disiapkan

Jumat, 18 September 2026 • 10:49:01 WIB
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Mandalika, 66 Penerbangan Tambahan Disiapkan

SUMATERA SELATAN — Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 bakal digelar di Pertamina Mandalika International Circuit, Kawasan The Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Menjelang balapan, InJourney bersama ITDC, MGPA, dan Pemerintah Provinsi NTB mengecek langsung kesiapan sirkuit serta mencatat tambahan 66 penerbangan dari dan ke NTB. Ajang ini diproyeksikan menjadi katalis pertumbuhan pariwisata sekaligus panggung bagi talenta lokal.

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menegaskan komitmennya memastikan penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 berjalan aman dan lancar. Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal meminta seluruh unsur bergerak bersama, mulai dari kesiapan infrastruktur, transportasi, keamanan, pariwisata, hingga keterlibatan masyarakat.

Pengecekan kesiapan Pertamina Mandalika International Circuit di Kawasan The Mandalika dilakukan InJourney bersama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), Mandalika Grand Prix Association (MGPA), dan Pemerintah Provinsi NTB.

Dampak Ekonomi yang Dikejar

Iqbal berharap gelaran tahun ini memberi dampak lebih besar bagi warga NTB. Keterlibatan masyarakat, volunteer lokal, UMKM, dan talenta daerah menjadi bagian yang ditekankan dalam pengecekan tersebut.

"Oleh karena itu, seluruh unsur harus bergerak bersama, mulai dari kesiapan infrastruktur, transportasi, keamanan dan pariwisata, hingga semakin besarnya keterlibatan masyarakat, volunteer lokal, UMKM dan talenta daerah," ujar Iqbal dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (18/9/2026).

66 Penerbangan Tambahan ke NTB

Direktur Utama InJourney Maya Watono menyebut Pertamina Grand Prix of Indonesia sebagai katalis bagi pertumbuhan pariwisata Indonesia. Forum diskusi yang digelar juga membahas solusi terhadap sejumlah isu, termasuk upaya membuka akses konektivitas, kesiapan akomodasi, dan penyerapan tenaga kerja.

"Pada periode pekan ajang balap Grand Prix of Indonesia 2026 ini, kami mencatat adanya tambahan 66 penerbangan dari dan ke NTB dan hampir semuanya merupakan pesawat berbadan besar atau wide body," kata Maya.

Tambahan frekuensi penerbangan berbadan besar itu menjadi sinyal positif bagi traveler yang berencana menyaksikan balapan langsung di Lombok. Kapasitas kursi yang lebih besar membantu mengurai lonjakan permintaan tiket pada pekan balapan.

Talenta Lokal hingga Marshal NTB

Maya menilai ajang ini juga menjadi platform membawa talenta Indonesia ke panggung dunia. Tahun ini, dua anak bangsa akan berkompetisi di ajang tersebut.

"Kami terus berkomitmen meningkatkan kapasitas tenaga kerja lokal, seperti marshal dari NTB yang telah mendapat kesempatan berkiprah di Malaysia, Jepang, hingga Australia," kata Maya.

Fase Krusial Menuju Balapan

Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 sekaligus Direktur Operasi ITDC Troy Warokka menyebut fase menjelang penyelenggaraan sebagai periode krusial. Setiap workstream harus bergerak dalam satu timeline, dengan setiap isu memiliki PIC serta target penyelesaian yang jelas.

"Standar kita bukan sekadar event terlaksana, tetapi event yang aman, lancar, berkualitas, dan memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh pihak," ujar Troy.

Bagi traveler yang berencana datang, informasi terkini soal jadwal balapan, tiket, akomodasi, dan transportasi menuju Sirkuit Mandalika dapat dikonfirmasi melalui kanal resmi penyelenggara dan dinas pariwisata setempat.

Follow palembangtoday.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: news.republika.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks