MUSI BANYUASIN — Direktur AKPY-STIPER, Sri Gunawan, menyatakan pihaknya menurunkan tim sosialisasi langsung ke Musi Banyuasin sebelum seleksi digelar. Sosialisasi menyasar wilayah barat di Lawang Wetan dan wilayah timur di Sungai Lilin. Dari total 76 warga Sumatera Selatan yang lolos, 11 orang di antaranya berasal dari Musi Banyuasin.
Sosialisasi di Dua Wilayah Muba
Sri Gunawan menjelaskan bahwa permintaan sosialisasi datang dari Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga. Tim AKPY-STIPER kemudian mendatangi calon peserta di dua titik wilayah kabupaten itu.
"Sesuai permintaan Kadisnakertrans Sinulingga kami menurunkan tim sosialisasi langsung ke Muba di wilayah barat di Lawang Wetan dan wilayah timur di Sungai Lilin. Hasil sosialisasi dimaksud dari total 76 warga Sumsel, 11 orang di antaranya berasal dari Musi Banyuasin," rinci Sri Gunawan.
Rangkaian sosialisasi program pendidikan vokasi kelapa sawit ini sebelumnya digelar pada 1 April 2026.
Bupati Muba Pesan Peserta Kembali Bangun Daerah
Bupati Musi Banyuasin, M. Toha Tohet, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara Disnakertrans Muba dan Yayasan AKPY Stiper Yogyakarta. Ia berpesan agar para peserta memanfaatkan kesempatan pendidikan itu untuk membangun daerah.
"Manfaatkan kesempatan emas ini sebaik-baiknya untuk menimba ilmu, asah kompetensi, dan kelak kembali ke bumi Serasan Sekate untuk membangun daerah serta memajukan industri perkebunan kita," ungkap Bupati M. Toha Tohet penuh optimisme.
Disnakertrans Muba Sebut 11 Peserta Anak Berbakat
Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga, menambahkan rasa bangga atas pencapaian para pemuda yang terpilih. Menurutnya, jumlah peserta asal Muba tergolong besar dibanding total peserta se-Sumatera Selatan.
"Dari total 76 orang se-Sumatera Selatan, sebanyak 11 orang di antaranya merupakan anak-anak berbakat asal Kabupaten Musi Banyuasin," ungkap Herryandi.
Keberangkatan pada Jumat siang 25 September 2026 menandai dimulainya masa pendidikan para peserta di AKPY-STIPER Yogyakarta. Program Beasiswa Penuh SDMP-BPDP Tahun 2026 menanggung seluruh biaya pendidikan mereka.