Pencarian

Gubernur Sumsel Herman Deru Kukuhkan Pengurus IKA-MUBA 2026–2030, Minta Bahasa Dusun Musi Banyuasin Terus Diwariskan

Senin, 28 September 2026 • 10:46:31 WIB
Gubernur Sumsel Herman Deru Kukuhkan Pengurus IKA-MUBA 2026–2030, Minta Bahasa Dusun Musi Banyuasin Terus Diwariskan
Gubernur Sumsel Herman Deru mengukuhkan pengurus IKA-MUBA periode 2026–2030 di Palembang.

PALEMBANG — Kepengurusan baru IKA-MUBA dipegang sejumlah tokoh perantau asal Musi Banyuasin dan Sekayu yang selama ini berkarier di pemerintahan maupun dunia usaha. Gubernur menilai jejak mereka jadi bukti bahwa organisasi kedaerahan bisa mendorong perekonomian daerah asal.

Herman Deru menempatkan pelestarian bahasa sebagai pesan utama dalam pengukuhan tersebut. Ia menyebut bahasa dusun sebagai penanda identitas yang paling mudah tergerus ketika warga merantau ke kota lain.

"Minimal anak cucu kita tidak melupakan bahasa dusun kita. Itu merupakan salah satu cara kita menghormati leluhur kita," kata Herman Deru.

Bahasa Dusun Jadi Penanda Identitas Perantau Muba

Menurut Herman, organisasi kemasyarakatan yang hanya berhenti pada pertemuan rutin kehilangan fungsinya. Ia ingin IKA-MUBA bergerak di dua sisi sekaligus: merawat tradisi dan memberi manfaat ekonomi bagi warga.

"IKA-MUBA membuktikan bahwa para perantau yang berasal dari Muba dan Sekayu mampu menunjukkan diri sebagai orang-orang yang berhasil, baik dalam pemerintahan maupun dunia usaha, sekaligus ikut mendorong perekonomian daerah," ujarnya.

Wakil Gubernur Cik Ujang turut hadir mendampingi gubernur dalam acara yang berlangsung di rumah dinas Gubernur Sumsel tersebut.

Peran Lintas Pemerintahan Jadi Sorotan

Herman menegaskan IKA-MUBA perlu menjaga hubungan baik dengan tiga pemerintahan sekaligus, mengingat anggotanya tersebar di berbagai daerah.

"Kami menjadikannya sebagai tempat bersilaturahmi, saling membantu, dan memberikan manfaat bagi semua, baik bagi Pemerintah Kabupaten Muba, Pemerintah Kota Palembang maupun Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan," ungkapnya.

Pesan itu menyiratkan posisi IKA-MUBA sebagai jembatan antara perantau dan kampung halaman. Banyak anggotanya berdomisili di Palembang, sementara urusan administrasi dan pembangunan tetap terkait Pemkab Muba.

Apriyadi Minta Kepengurusan Baru Perkuat Persaudaraan

Apriyadi berharap kepengurusan periode 2026–2030 mampu memperkuat persaudaraan antarwarga Muba. Ia juga meminta IKA-MUBA mengambil peran dalam kegiatan sosial dan pembangunan di daerah asal.

Harapan serupa datang dari kalangan perantau yang menilai organisasi kedaerahan sebagai simpul bantuan saat warga Muba menghadapi kesulitan di tanah rantau.

Kepengurusan baru kini memikul dua tugas yang disebut langsung oleh gubernur: merawat bahasa dan tradisi Musi Banyuasin, serta membuktikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Evaluasi keduanya akan terlihat sepanjang empat tahun masa jabatan.

Follow palembangtoday.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks