PALEMBANG — Rekaman berdurasi pendek itu memperlihatkan pria tersebut meringis kesakitan sambil mengarahkan kamera ke arah kakinya. Ia mengaku motor Beat Deluxe miliknya dirampas dua orang saat melintas di kawasan Pucuk Musi atau Jembatan Musi 6.
Menurut keterangan yang beredar, peristiwa itu terjadi sekitar pukul setengah empat pagi. Korban saat itu sedang dalam perjalanan menuju tempat kerjanya.
Kronologi Menurut Pesan Kerabat Korban
Informasi awal soal kejadian ini mencuat dari pesan yang dikirim kerabat korban ke akun Instagram @Oypalembang. Dalam pesan itu, kerabat menyebut korban mengalami patah tangan akibat serangan pelaku.
"Min bantu pos ke min KK aku semalem keno begal di pocok Musi 6 min, motornyo beat delux bg 5572 adr, tangannyo patah keno kapak min," demikian isi pesan tersebut.
Kerabat korban juga menyebut kejadian berlangsung saat korban hendak berangkat kerja. Ia berpesan agar warga yang beraktivitas subuh lebih berhati-hati.
"Kejadian jam setengah 4 pagi tadi min KK aku nak pegi begawe MBG min, sekalian ngingetin untuk lebih berhati-hati buat pejuang-pejuang rupiah yg pegi subuh lain nyo min," tulisnya.
Respons Warganet dan Imbauan Waspada
Unggahan video itu ramai dikomentari netizen. Banyak warganet menyampaikan prihatin atas nasib korban yang disebut sebagai pekerja subuh.
Admin akun @Oypalembang turut menuliskan imbauan kepada pengikutnya. "Share lah ke dulur kamu yang pegi subuh-subuh di Musi 6," tulis admin.
Postingan itu juga disertai keterangan: "Waspada! Warga keno b3gal di Musi 6".
Belum Dipastikan Ada Laporan ke Polisi
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui pasti apakah korban sudah melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian. Baik ke Polsek maupun ke Polrestabes Palembang.
Belum ada keterangan resmi dari aparat terkait kejadian ini. Warga yang melintas di kawasan Jembatan Musi 6 pada dini hari diminta tetap waspada.