Pencarian

Pemkab Musi Banyuasin Salurkan Modal Usaha Rp 5 Juta ke 3.790 KPM di 15 Kecamatan

Rabu, 30 September 2026 • 08:39:32 WIB
Pemkab Musi Banyuasin Salurkan Modal Usaha Rp 5 Juta ke 3.790 KPM di 15 Kecamatan
Bupati Muba Toha Tohet menyerahkan bantuan modal usaha secara simbolis kepada 30 keluarga penerima manfaat Program Keluarga Maju tahap kedua 2026.

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menyalurkan bantuan modal usaha Rp 5 juta per keluarga kepada 3.790 Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Maju tahap kedua 2026. Penyaluran berlangsung bertahap di 15 kecamatan mulai 24 September hingga 12 Oktober 2026, menyasar warga kategori Desil 1-5.

SEKAYU — Bantuan disalurkan langsung ke rekening masing-masing penerima melalui Bank Sumsel Babel. Sebanyak 30 KPM menerima bantuan secara simbolis dalam seremoni penyerahan, sementara sisanya menerima transfer bertahap sesuai jadwal per kecamatan.

Bupati Muba Toha Tohet mengatakan bantuan tersebut dimaksudkan sebagai modal stimulan usaha, bukan sekadar bantuan konsumtif. Penerima diharapkan mengembangkannya menjadi usaha rintisan atau memperkuat usaha yang sudah berjalan.

"Gunakan bantuan ini sebaik-baiknya sebagai modal usaha. Harapan kami ekonomi keluarga meningkat, masyarakat semakin mandiri dan kesejahteraan keluarga terus membaik," kata Toha dalam keterangan tertulis yang diterima di Palembang, Senin.

Dari 920 KPM pada 2025, Meluas Jadi 3.790 KPM pada 2026

Plt Kepala Dinas Sosial Muba H Deny menyebut Program Keluarga Maju pertama kali diluncurkan Desember 2025 dengan 920 KPM. Cakupan program tahun ini meluas lebih dari empat kali lipat menjadi 3.790 KPM.

Penerima berasal dari kategori Desil 1-5, yakni kelompok keluarga dengan tingkat kesejahteraan terendah dalam basis data pemerintah daerah. Perluasan cakupan dilakukan setelah evaluasi tahap pertama menunjukkan program berjalan sesuai target.

"Melalui Program Keluarga Maju ini, kami berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara produktif untuk modal stimulan usaha rintisan, meningkatkan pendapatan keluarga, dan mendorong keluarga penerima manfaat menjadi lebih mandiri secara ekonomi," ujar Deny.

Bantuan Diminta Tak Berhenti di Satu Keluarga

Toha menekankan program ini tidak berhenti pada pemberian bantuan semata. Penerima didorong mengembangkan usaha agar manfaatnya bisa bergulir ke warga lain di lingkungan sekitar.

"Jadi program ini tidak berhenti pada bantuan, tetapi bagaimana bantuan ini bisa berkembang dan manfaatnya terus bergulir kepada masyarakat lainnya," ujarnya.

Pemanfaatan bantuan secara tepat dinilai dapat memperkuat kemampuan keluarga memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pemerintah daerah juga menargetkan program ini berkontribusi pada penanganan kemiskinan di Muba.

Respons Penerima: Modal untuk Tambah Penghasilan

Rusli, warga Kampung I Sukarami, mengaku bersyukur menerima bantuan tersebut. Ia berencana memakainya sebagai modal usaha untuk menambah penghasilan keluarga.

"Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan akan kami manfaatkan sebagai modal usaha agar penghasilan keluarga meningkat dan kehidupan kami menjadi lebih baik," katanya.

Penerima lain, Muhono, warga Sekayu, berharap Program Keluarga Maju terus berlanjut. Menurutnya, semakin banyak warga yang mendapat kesempatan mengembangkan usaha, semakin besar peluang mereka lepas dari ketergantungan ekonomi.

Penyaluran tahap kedua dijadwalkan rampung 12 Oktober 2026 di seluruh kecamatan penerima. Dinas Sosial Muba belum menyebut apakah akan ada tahap lanjutan pada 2027.

Follow palembangtoday.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumsel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks