SEKAYU — Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menegaskan kekayaan sumber daya alam dan berbagai prestasi Kabupaten Musi Banyuasin harus menjadi pemacu pembangunan ke depan. Pernyataan itu disampaikan dalam Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Muba di Ruang Rapat Paripurna DPRD Muba.
Menurut Herman Deru, peringatan hari jadi daerah setiap tahun bukan sekadar seremoni. Ia menilai momen tersebut penting untuk introspeksi menyeluruh terhadap capaian yang sudah diraih dan langkah yang akan ditempuh.
Kuota BBM Bersubsidi Disetujui Seperempat dari Usulan
Pemerintah Provinsi Sumsel sebelumnya mengusulkan kuota 2,8 juta kiloliter untuk minyak bersubsidi pada 2026. Namun realisasi yang disetujui dan didistribusikan ke lapangan jauh di bawah angka tersebut.
"Dari 2,8 juta kiloliter yang diusulkan gubernur, yang turun ke SPBU-SPBU totalnya cuma 650 ribu kiloliter, atau hanya sekitar seperempatnya. Inilah yang membuat durasi pengisian dan antrean menjadi panjang," ungkap Herman Deru.
Kondisi serupa terjadi pada komoditas Pertalite. Dari usulan 1,7 juta kiloliter, realisasi yang didistribusikan hanya 700 ribu kiloliter.
Antrean SPBU Dijawab Langsung di Forum Paripurna
Herman Deru menjawab keresahan masyarakat terkait fenomena antrean kendaraan di stasiun pengisian bahan bakar umum di wilayah Sumsel. Ia menjelaskan secara terbuka akar persoalan kuota bahan bakar bersubsidi yang kerap memicu pertanyaan di tengah masyarakat.
Penjelasan itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-70 Kabupaten Muba Tahun 2026. Sidang paripurna istimewa digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Muba.
Transformasi Tujuh Dekade Muba Jadi Bahan Introspeksi
Herman Deru mengapresiasi transformasi signifikan yang terjadi di Kabupaten Muba selama tujuh dekade terakhir. Menurutnya, perubahan tersebut tidak terlepas dari perkembangan zaman maupun sentuhan pembangunan yang didukung kerja keras berbagai institusi serta amanah masyarakat.
"Setiap tahun kita peringati sebagai wahana untuk introspeksi, apa saja yang sudah kita perbuat, apa saja yang sudah kita capai, apa saja yang sedang kita perbuat, dan apa yang sedang kita cita-citakan," ujar Herman Deru di hadapan para peserta sidang.
Kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Muba dinilai menjadi modal utama untuk berbuat lebih baik dalam pembangunan ke depan. Pemprov Sumsel belum merinci langkah lanjutan terkait penambahan kuota bahan bakar bersubsidi bagi wilayah Sumsel.