Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang mencatat 18 penerbangan terdampak kabut asap dengan jarak pandang di sekitar bandara hanya mencapai 600 meter pada Minggu. General Manager Bandara SMB II Palembang Ahmad Syaugi Shahab menyebut penerbangan terdampak terdiri atas sembilan keberangkatan dan sembilan kedatangan. Pengelola bandara terus berkoordinasi dengan maskapai guna memastikan keselamatan operasional penerbangan.
PALEMBANG — Kabut asap yang menyelimuti kawasan Bandara Internasional SMB II Palembang membuat jarak pandang turun drastis hingga 600 meter. Kondisi tersebut memaksa sejumlah penerbangan mengalami penyesuaian jadwal sejak pagi hingga sore hari.
Berdasarkan pembaruan data operasional hingga pukul 15.30 WIB, tercatat 18 penerbangan terdampak. Rinciannya, sembilan penerbangan keberangkatan dan sembilan penerbangan kedatangan.
Daftar Penerbangan Keberangkatan yang Terdampak
Pada sektor keberangkatan, maskapai yang terdampak meliputi Citilink QG981 dan QG985, AirAsia AK461, Lion Air JT856, Garuda Indonesia GA107, GA109, dan GA113, Batik Air ID7052, serta Pelita Air IP313.
Penerbangan tersebut melayani rute Palembang–Jakarta, Palembang–Kuala Lumpur, dan Palembang–Surabaya.
Penerbangan Kedatangan dari Jakarta hingga Kuala Lumpur
Sementara itu, pada sektor kedatangan terdapat Citilink QG980 dan QG984, AirAsia AK462, Lion Air JT856, Garuda Indonesia GA102, GA104, dan GA108, Batik Air ID7051, serta Pelita Air IP312.
Penerbangan kedatangan tersebut berasal dari Jakarta, Kuala Lumpur, Surabaya, dan Halim Perdanakusuma.
Pengelola Bandara Pantau Cuaca dan Koordinasi dengan Maskapai
General Manager Bandara Internasional SMB II Palembang Ahmad Syaugi Shahab mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan jarak pandang di sekitar bandara.
"Kami terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan jarak pandang di sekitar bandara serta berkoordinasi dengan maskapai dan pihak terkait untuk memastikan aspek keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan," ujarnya.
Koordinasi dengan maskapai dan pihak terkait dilakukan guna mendukung keselamatan penerbangan dan kelancaran operasional bandara.
Imbauan bagi Calon Penumpang
Calon penumpang diimbau untuk memantau informasi terbaru mengenai jadwal dan status penerbangan melalui maskapai masing-masing sebelum berangkat ke bandara.
Langkah tersebut penting agar penumpang tidak terjebak di bandara akibat perubahan jadwal yang terjadi mendadak.