Microsoft mengambil langkah besar dalam pengembangan sistem operasinya dengan memindahkan para penguji di kanal Canary ke jalur "Experimental" atau Eksperimental (26H1). Langkah ini merupakan bagian dari strategi baru perusahaan untuk mempercepat pengujian fitur-fitur Windows 11 yang sedang dikembangkan sebelum dilepas ke publik luas.
Perubahan ini menyasar para pengguna Windows Insider yang menjalankan build seri 28000. Mereka kini dialihkan ke kanal Eksperimental (26H1) yang menawarkan kontrol lebih mendalam terhadap sistem. Salah satu fitur unggulan yang diperkenalkan adalah "Feature Flags" yang terletak di menu Windows Update.
Melalui menu Settings > Windows Update > Windows Insider Program, para penguji kini bisa menemukan halaman Feature Flags. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengaktifkan atau mematikan fitur baru secara manual. Hal ini memberikan fleksibilitas bagi komunitas teknologi di Indonesia yang ingin menjajal inovasi terbaru tanpa harus menunggu giliran rollout otomatis dari server Microsoft.
Selain kendali fitur, Microsoft juga mendengarkan keluhan pengguna terkait kemudahan instalasi. Tim Windows Insider berkomitmen untuk merilis file ISO secara rutin bersamaan dengan jadwal rilis build di kanal Beta dan Eksperimental. Ini memudahkan para antusias teknologi untuk melakukan clean install tanpa harus melalui proses pembaruan yang panjang.
Bagi pengguna laptop AI terbaru yang mulai marak di pasar Indonesia, Microsoft menghadirkan pembaruan signifikan pada Task Manager. Pada build 28020.1921, Task Manager kini memiliki kolom opsional untuk memantau proses NPU (Neural Processing Unit). Penambahan ini sangat relevan mengingat perangkat dengan prosesor seperti Intel Core Ultra atau AMD Ryzen 8000 series sangat mengandalkan NPU untuk menjalankan tugas kecerdasan buatan secara efisien.
Selain pembaruan teknis di balik layar, Microsoft juga memberikan penyegaran pada aplikasi Feedback Hub. Batas unggah file saat mengirimkan laporan kendala kini ditingkatkan kembali menjadi 500 MB. Desain aplikasi juga diperhalus agar lebih aksesibel dan memiliki lokalisasi bahasa yang lebih baik.
Microsoft juga merilis build 26300.8346 untuk kanal Eksperimental "reguler" yang membawa banyak perubahan visual dan fungsional. Beberapa peningkatan utama meliputi:
Perubahan ini menandakan bahwa Windows 11 versi mendatang akan jauh lebih fokus pada efisiensi ruang kerja dan integrasi perangkat keras AI. Bagi komunitas pengembang dan early adopter di Indonesia, kehadiran kanal Eksperimental memberikan kesempatan untuk memvalidasi aplikasi mereka pada infrastruktur Windows yang lebih modern sebelum dirilis secara global pada tahun 2025 atau 2026.
Meskipun fitur-fitur ini sangat menarik, perlu diingat bahwa kanal Eksperimental dan Canary ditujukan untuk perangkat sekunder karena stabilitasnya yang belum terjamin. Microsoft menyarankan pengguna untuk tetap berada di kanal Beta jika menginginkan pengalaman yang lebih stabil namun tetap ingin mencicipi fitur baru lebih awal.