SUMATERA SELATAN — Penurunan harga BBM nonsubsidi Pertamina berlaku di seluruh Indonesia, namun besaran tarif akhir di setiap provinsi berbeda karena dipengaruhi Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) daerah. Untuk wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur, harga Pertamax masih bertahan di Rp 16.250 per liter.
Turun Hingga Rp 3.650, Ini Daftar BBM yang Murah
Penurunan paling signifikan terjadi pada Pertamina Dex yang sebelumnya dibanderol Rp 24.800 per liter, kini turun Rp 3.650 menjadi Rp 21.150 per liter. Dexlite juga mengalami penurunan Rp 3.300, dari Rp 23.000 menjadi Rp 19.700 per liter.
Sementara itu, Pertamax Turbo turun Rp 1.450 menjadi Rp 19.300 per liter dari sebelumnya Rp 20.750. Adapun Pertamax Green 95 masih dipatok Rp 17.000 per liter tanpa perubahan.
Harga BBM Subsidi Masih Aman, Ini Tarifnya
Pertamina memastikan harga BBM subsidi tidak ikut berubah. Pertalite masih dijual Rp 10.000 per liter, dan Biosolar subsidi tetap Rp 6.800 per liter. Kebijakan ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi di sektor transportasi.
Bagi konsumen yang ingin mengecek harga di daerah masing-masing, Pertamina menyediakan informasi secara real time melalui situs web resmi dan aplikasi MyPertamina. Tarif di setiap provinsi bisa berbeda karena komponen PBBKB yang ditetapkan oleh pemerintah daerah setempat.
Daftar Lengkap Harga BBM Nonsubsidi Pertamina per 1 Juli 2026
Berikut rincian harga BBM nonsubsidi di wilayah Pulau Jawa dan sekitarnya sebagai acuan:
- Pertamax: Rp 16.250/liter
- Pertamax Turbo: Rp 19.300/liter (turun Rp 1.450)
- Pertamax Green 95: Rp 17.000/liter
- Dexlite: Rp 19.700/liter (turun Rp 3.300)
- Pertamina Dex: Rp 21.150/liter (turun Rp 3.650)
Untuk provinsi di luar Jawa seperti Aceh, Sumatera Utara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua, harga dapat bervariasi. Masyarakat disarankan memantau aplikasi MyPertamina untuk mendapatkan informasi paling akurat sesuai lokasi pengisian.
Penyesuaian harga BBM nonsubsidi ini menjadi kabar baik bagi pengguna kendaraan diesel dan premium, terutama di tengah tren kenaikan harga kebutuhan pokok. Pertamina berkomitmen untuk terus menyesuaikan harga secara transparan sesuai dengan mekanisme pasar dan kebijakan pemerintah.