PALEMBANG — Antusiasme masyarakat terhadap gelaran olahraga lari di Sumatera Selatan mencapai rekor baru. Polda Sumatera Selatan mencatat, pendaftaran Sumsel Bhayangkara Run 2026 yang ditutup pada 25 Juni 2026 pukul 24.00 WIB telah menjaring tepat 8.000 peserta. Angka ini melampaui ekspektasi panitia yang awalnya hanya menargetkan 5.000 pelari.
Ketua Panitia Kombes Pol M Rendra Salipu mengatakan, lonjakan pendaftar terjadi secara signifikan dalam beberapa hari pertama pembukaan pada 2 Juni 2026. “Jumlah pendaftar yang mencapai 8.000 peserta menunjukkan kepercayaan dan antusiasme masyarakat terhadap event ini sangat tinggi,” ujarnya, Jumat (26/6).
Tiga Kategori dan Hadiah Ratusan Juta Rupiah
Event yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 ini mempertandingkan tiga kategori lomba. Peserta bisa memilih rute 5 kilometer (5K), 10 kilometer (10K), atau Half Marathon (21K) dengan titik start dan finis di Jakabaring Sport City.
Panitia menyiapkan total hadiah pembinaan mencapai ratusan juta rupiah. Kategori 5K menyediakan total hadiah Rp49 juta, kategori 10K sebesar Rp85 juta, dan kategori 21K menjadi yang terbesar dengan total hadiah Rp136 juta.
Selain hadiah bagi para juara, panitia juga menggelar grand prize dan doorprize. Hadiah utama yang diperebutkan meliputi satu unit mobil Toyota Agya, sepuluh unit sepeda motor Honda Beat, sepuluh unit sepeda listrik, sepuluh unit sepeda MTB, serta berbagai perangkat elektronik dan perlengkapan rumah tangga.
Jersey Khusus dan Batas Waktu Berlari
Setiap peserta yang telah melakukan registrasi ulang pada 8–10 Juli 2026 di Jakabaring Sport City akan mendapatkan BIB Number dan jersey eksklusif. Panitia membedakan warna jersey berdasarkan kategori: kuning untuk 5K, biru untuk 10K, dan merah untuk 21K.
Khusus peserta Half Marathon 21K yang berhasil mencapai garis finis dalam batas waktu yang ditentukan akan mendapatkan jersey finisher berwarna hijau dan medali finisher. Panitia menetapkan Cut Off Time (COT) maksimal 1 jam untuk kategori 5K, 2 jam untuk 10K, dan 4 jam untuk 21K.
Dampak Ekonomi untuk Pelaku UMKM Lokal
Wakil Ketua Panitia Kombes Pol Doni Satrya Sembiring mengungkapkan, capaian 8.000 peserta di luar ekspektasi. “Kalau melihat jumlah peserta saat ini, Sumsel Bhayangkara Run 2026 berpotensi menjadi event lomba lari dengan peserta terbanyak yang pernah digelar di Sumsel,” katanya. Ia menambahkan, event serupa sebelumnya biasanya hanya diikuti 3.000 hingga 4.000 peserta.
Panitia juga menghadirkan hiburan musik dari Band Caplin dan membuka lapak bagi tenant UMKM lokal. “Kami ingin event ini bukan hanya menjadi pesta olahraga, tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat dan pelaku UMKM lokal,” tutup Doni.