PALEMBANG — Anggota Gen LIMAS dan Komunitas Uang Kita Kementerian Keuangan Regional Palembang duduk bersama di Auditorium OJK Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (26/5/2026). Mereka mengikuti sesi diskusi interaktif bertajuk "Earn, Manage, Grow: How Young Generation Builds Financial Stability". Acara ini merupakan bagian dari program GESIT (Gen LIMAS Visit) yang dirancang untuk memperkuat literasi keuangan generasi Z dan milenial di Sumatera Selatan.
Data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan generasi muda masih tertinggal dibanding kelompok usia produktif lainnya. Rata-rata tabungan mandiri generasi Z hanya sekitar 10,17 persen dari total pendapatan. Sebagian besar penghasilan justru habis untuk konsumsi jangka pendek.
Lebih mengkhawatirkan lagi, Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI) mencatat sekitar 15 persen anak muda mengalami kondisi pengeluaran lebih besar dibanding pemasukan setidaknya satu kali dalam sebulan. Angka ini menjadi alarm bagi pentingnya edukasi finansial sejak dini.
Dalam pemaparannya, Silvia Marshanda Fernandez, TPL Divisi Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK Sumsel, menjelaskan langkah awal pengelolaan keuangan. Ia menyebutkan bahwa perencanaan jangka panjang bisa dimulai dari hal sederhana seperti memahami kondisi finansial pribadi, membedakan kebutuhan dan keinginan, mempersiapkan dana darurat, hingga memastikan legalitas investasi yang dipilih.
“Perencanaan keuangan yang berdampak jangka panjang bisa dimulai dengan hal sederhana seperti memahami kondisi keuangan, melakukan investasi terpercaya, mempersiapkan dana darurat, serta memastikan legalitas keuangan kita,” jelas Silvia.
Materi lanjutan disampaikan oleh anggota Gen LIMAS, Frillyanisa Syakira Purnama. Ia membahas strategi mengatur pemasukan agar generasi muda mampu menciptakan stabilitas finansial di masa depan.
Asisten Manajer Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK Provinsi Sumatera Selatan, Fadhilah Ramadhini, menekankan urgensi kesadaran finansial di usia muda. “Semakin kita cepat menyadari dan menyusun perencanaan sedemikian rupa maka akan semakin baik dampaknya di masa mendatang,” ujarnya dalam sambutan.
President of Gen LIMAS 2026, M. Febrin Abiyyu Ilyasa, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen komunitasnya dalam memberikan edukasi ke setiap lapisan masyarakat di Sumatera Selatan. “Besar harapan kami apa yang nantinya disampaikan dapat bermanfaat bagi seluruh peserta yang hadir,” ujar Febrin.
Sementara itu, Ketua Komunitas Uang Kita by Kementerian Keuangan Regional Palembang, M. Rafli Alfariansyah, S.H., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar untuk meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai pengelolaan keuangan yang sehat dan terencana.
Gen LIMAS berkomitmen menghadirkan program edukatif berkelanjutan sebagai upaya memperluas literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi Zillenial di Sumatera Selatan.