Nissan Navara Pro PHEV dan Primera EV Bakal Meluncur di Filipina, China Jadi Basis Produksi Global

Penulis: Darmawan Iskandar  •  Jumat, 05 Juni 2026 | 03:36:31 WIB
Nissan resmi meluncurkan Navara Pro PHEV dan Primera EV di Filipina sebagai pasar perdana.

SUMATERA SELATAN — Keputusan Nissan memilih Filipina sebagai lokasi perdana peluncuran dua model barunya bukan tanpa alasan. Negara tersebut menggunakan setir kiri, sama seperti China, sehingga memudahkan proses adaptasi produk tanpa perlu ubahan besar. Dalam pernyataan resminya, Nissan menyebut pengenalan Navara Pro PHEV dan Primera EV di Filipina “menandai dimulainya peluncuran lebih luas model yang dirancang dan dikembangkan di China untuk pasar global terpilih.”

Navara Pro PHEV: Lebih Besar dari Navara Malaysia, Tenaga 408 PS

Dari segi dimensi, Navara Pro PHEV yang dikenal sebagai Frontier Pro di China ini lebih besar dari Navara yang saat ini dijual di Malaysia. Bodi pikap ini masih mengusung sasis ladder frame, namun jantung pacunya sudah berbeda total. Mesin bensin 1.500 cc turbo inline-four dipadukan dengan motor listrik yang terintegrasi ke transmisi DHT empat percepatan.

Total output sistem mencapai 408 PS dan torsi 800 Nm — angka yang jauh di atas pikap diesel konvensional sekelasnya. Jarak tempuh mode listrik murni diklaim tembus 135 km berdasarkan siklus NEDC. Tak ketinggalan, sistem all-wheel drive dan differential lock elektromekanis di gandar belakang tetap dipertahankan untuk kemampuan off-road.

Primera EV: Nama Legendaris Kembali, Bodi Sebesar Toyota Camry

Nama Primera yang sempat menghilang hampir dua dekade kini dihidupkan kembali untuk mobil listrik. Secara teknis, Primera EV adalah Nissan N7 yang sudah dijual di China, yang basisnya berasal dari Dongfeng 007. Ukuran mobil ini setara Toyota Camry, menjanjikan ruang kabin lega untuk segmen sedan listrik.

Motor listrik depan menghasilkan 218 PS (160 kW) dengan torsi 305 Nm untuk varian standar. Di China, N7 ditawarkan dengan dua pilihan baterai LFP: 58 kWh untuk jarak tempuh 510 km (CLTC), dan 73 kWh yang mampu menempuh 635 km plus tenaga meningkat ke 272 PS (200 kW). Spesifikasi pasti untuk Filipina baru akan diumumkan menjelang peluncuran pasar yang dijadwalkan kuartal IV 2026.

Nasib Pasar ASEAN Lain: Indonesia Masih Tanda Tanya

Pertanyaan besar kini mengarah ke negara ASEAN lain, terutama yang menggunakan setir kanan seperti Indonesia, Thailand, dan Malaysia. Nissan belum memberi kepastian apakah model hasil strategi ‘From China’ ini akan menjangkau pasar-pasar tersebut. Namun, sinyal positif datang dari Jepang yang sudah mengonfirmasi akan mendapatkan N7, membuka peluang untuk negara setir kanan lainnya.

Bagi konsumen Indonesia, kehadiran Navara Pro PHEV dan Primera EV di Filipina setidaknya menjadi indikasi bahwa Nissan serius mengelektrifikasi lini produknya di Asia Tenggara. Namun, tunggu saja keputusan resmi Nissan Motor Indonesia — apakah model ini akan cocok dengan selera dan regulasi pasar lokal.

Reporter: Darmawan Iskandar
Sumber: paultan.org This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top