Valuasi Anthropic Tembus Rp 17.257 Triliun, OpenAI Bersiap IPO Paling Cepat 2027

Penulis: Fakhrudin Akbar  •  Senin, 08 Juni 2026 | 10:56:31 WIB
Anthropic mengajukan dokumen rahasia untuk persiapan IPO dengan valuasi mencapai Rp 17.257 triliun.

SUMATERA SELATAN — Persaingan dua raksasa kecerdasan buatan (AI) dunia, Anthropic dan OpenAI, memasuki babak baru. Kedua perusahaan yang masing-masing menaungi Claude dan ChatGPT itu tengah bersiap melantai di bursa saham Amerika Serikat, meski dengan timeline yang berbeda.

Anthropic Unggul Valuasi, OpenAI Kuasai Pengguna

Berdasarkan laporan Reuters, Anthropic telah mengajukan dokumen rahasia (confidential filing) kepada Securities and Exchange Commission (SEC) pada awal Juni. Langkah ini memungkinkan perusahaan mematangkan rencana IPO tanpa harus membuka data keuangan secara detail ke publik. Bloomberg bahkan menyebut Anthropic telah berdiskusi dengan sejumlah bank investasi Wall Street dan menargetkan pencatatan saham paling cepat Oktober 2026.

Valuasi Anthropic yang mencapai US$ 965 miliar menjadi modal negosiasi yang kuat. Angka ini melampaui valuasi OpenAI yang saat ini diperkirakan mencapai US$ 852 miliar. Namun dari sisi pengguna, OpenAI masih unggul jauh. ChatGPT dilaporkan memiliki sekitar 900 juta pengguna aktif mingguan dan lebih dari 50 juta pelanggan berbayar.

Dua Model Bisnis, Dua Strategi Berbeda

Perbedaan strategi kedua perusahaan terlihat dari produk unggulan masing-masing. OpenAI mengandalkan ChatGPT sebagai "superapp" yang mencakup pencarian informasi, analisis data, hingga pembuatan gambar. Produk ini menyumbang sekitar 40 persen pendapatan perusahaan. Selain itu, OpenAI juga mengembangkan Codex, alat AI untuk pemrograman yang menjadi magnet utama pelanggan korporasi.

Di sisi lain, Anthropic memposisikan Claude sebagai asisten AI untuk pekerjaan profesional. Produk andalannya antara lain Claude untuk analisis dokumen panjang dan coding, Claude Code yang banyak diadopsi pengembang, serta Claude Opus 4.8 yang diklaim lebih jujur dalam mengakui ketidakpastian. Yang menarik, Reuters melaporkan Anthropic memiliki produk bernama Mythos dengan kemampuan keamanan siber (cybersecurity) yang sangat kuat, sehingga menarik perhatian perusahaan teknologi besar dan pemerintah.

Kapan IPO OpenAI?

Berbeda dengan Anthropic yang bergerak cepat, OpenAI masih menahan diri. Chief Financial Officer OpenAI Sarah Friar pada November 2025 menyatakan IPO 'belum menjadi agenda saat ini'. Perusahaan disebut masih fokus memperbesar skala bisnis dan infrastruktur. Namun Reuters melaporkan persiapan internal menuju perusahaan publik sudah berlangsung. CEO Sam Altman disebut tidak menutup kemungkinan IPO, dan sejumlah penasihat memperkirakan OpenAI akan melantai pada akhir 2026 atau 2027 dengan valuasi mendekati US$ 1 triliun.

Bagi investor Indonesia, persaingan IPO dua raksasa AI ini patut dicermati. Meski perdagangan sahamnya di bursa AS, dampaknya bisa terasa pada portofolio reksa dana global dan saham teknologi di pasar domestik. Investasi mengandung risiko.

Reporter: Fakhrudin Akbar
Sumber: katadata.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top