Ekonomi Palembang Tumbuh 5,91 Persen, Wali Kota Ratu Dewa Ungkap 3 Target Besar di HUT ke-1343: Pendidikan, Infrastruktur, dan UMKM

Penulis: Ferdian Syah  •  Rabu, 17 Juni 2026 | 16:03:01 WIB
Wali Kota Palembang Ratu Dewa memaparkan capaian pertumbuhan ekonomi 5,91 persen dalam peringatan HUT ke-1343 Kota Palembang.

PALEMBANG — Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Palembang ke-1.343 tahun ini tidak hanya dimeriahkan dengan seremoni, tetapi juga menjadi panggung refleksi bagi Pemerintah Kota. Dalam rapat istimewa yang digelar, Wali Kota Ratu Dewa memaparkan sejumlah target ambisius yang akan menjadi fokus utama ke depan, mulai dari layanan dasar hingga infrastruktur perkotaan.

Pertumbuhan Ekonomi 5,91 Persen: Modal untuk Melompat Lebih Jauh

Salah satu kabar baik yang disampaikan adalah laju pertumbuhan ekonomi Palembang yang mencapai 5,91 persen sepanjang tahun lalu. Angka ini disebut istimewa karena berhasil melampaui capaian di tingkat Provinsi Sumatera Selatan maupun nasional. "Keberhasilan ini tidak membuat kami berpuas diri. Capaian ini harus dipertahankan dan ditingkatkan melalui kebijakan berbasis data," tegas Ratu Dewa dalam sambutannya.

Untuk memastikan kebijakan yang tepat sasaran, Pemkot akan mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Langkah ini dinilai krusial untuk memetakan potensi usaha secara akurat dan merumuskan strategi pengembangan ekonomi ke depan.

Pekerjaan Rumah di Sektor Pendidikan dan Infrastruktur

Di balik capaian ekonomi yang positif, Wali Kota menyoroti masih adanya pekerjaan rumah yang besar, terutama di sektor pendidikan. Data terkini menunjukkan bahwa baru 29,9 persen sarana dan prasarana pendidikan yang terdeteksi layak. Kondisi ini menjadi target utama pembenahan agar program unggulan "Palembang Cerdas" dan "Palembang Belajar" benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Di sisi lain, persoalan infrastruktur, khususnya penerangan jalan umum (PJU), juga menjadi perhatian serius. Wali Kota mengakui progres perbaikannya belum signifikan. Ke depan, pemerintah berencana melakukan pengkajian mendalam untuk pemasangan baru di sekitar 33.000 titik. Rencananya, lampu-lampu tersebut akan menggunakan teknologi solar cell (tenaga surya) demi efisiensi anggaran dan keberlanjutan lingkungan.

UMKM dan Wisata Religi: Strategi Menjaga Stabilitas Ekonomi

Menghadapi tantangan ekonomi ke depan, Wali Kota Ratu Dewa menegaskan bahwa UMKM adalah tulang punggung stabilitas ekonomi Palembang. Pemerintah akan terus mendorong kolaborasi dengan perbankan untuk permodalan serta memberikan pelatihan intensif guna meningkatkan daya saing produk lokal. "UMKM harus menjadi prioritas," tegasnya.

Potensi besar lainnya yang digarap adalah sektor pariwisata, terutama wisata religi dan sejarah. Salah satu yang disoroti adalah vitalisasi pemakaman kuno yang berusia ratusan tahun. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat daya tarik Palembang sebagai destinasi wisata berbasis jasa dan sejarah, sekaligus memberdayakan pelaku usaha kecil di sektor kuliner.

Menekan Inflasi dan Mengatasi Pengangguran

Merespons keluhan masyarakat terkait harga sembako yang fluktuatif, Wali Kota memastikan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) akan terus digerakkan. Kerja sama dengan perbankan juga akan diperkuat untuk menjaga stabilitas harga di pasaran.

Sementara untuk mengatasi masalah pengangguran, Pemkot akan meningkatkan frekuensi pelaksanaan job fair menjadi dua kali setahun. Pola penyerapan tenaga kerja juga akan diubah menjadi lebih proaktif. Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) diminta untuk jemput bola dengan mendata langsung kebutuhan perusahaan, sehingga pencari kerja yang kompeten dapat segera direkrut.

Di akhir sambutannya, Ratu Dewa mengajak seluruh unsur pemerintahan untuk bersinergi. Ia mengingatkan bahwa komitmen yang telah ditandatangani harus dijalankan dengan sungguh-sungguh, bukan hanya di atas kertas. "Jadikan HUT ke-1343 ini sebagai momentum kebanggaan bersama untuk mewujudkan 'Palembang Berdaya, Palembang Sejahtera dan Berbudaya'," pungkasnya.

Reporter: Ferdian Syah
Sumber: halosumsel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top