Gubernur Sumsel Herman Deru Apresiasi IPM Palembang Tembus 83,27: Indikator Keberhasilan Pembangunan yang Sentuh Pendidikan dan Kesehatan

Penulis: Ferdian Syah  •  Rabu, 17 Juni 2026 | 22:42:01 WIB
Gubernur Herman Deru apresiasi capaian IPM Palembang 83,27 sebagai indikator kemajuan pendidikan dan kesehatan.

PALEMBANG — Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Palembang yang mencapai 83,27, masuk kategori tinggi. Menurutnya, angka ini menjadi bukti bahwa pembangunan di ibu kota provinsi tidak hanya menyentuh aspek fisik, tetapi juga sektor fundamental seperti pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.

“Sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Selatan, Palembang memiliki posisi yang sangat strategis. Keberhasilan pembangunan di kota ini akan memberikan dampak besar terhadap kemajuan daerah secara keseluruhan,” ujar Herman Deru di hadapan anggota dewan dan jajaran Forkopimda.

Kontribusi 20 Persen Penduduk terhadap Ekonomi Regional

Herman Deru menyoroti bahwa sekitar 20 persen penduduk Sumsel bermukim di Palembang. Kota ini tidak hanya menjadi pusat pemerintahan, tetapi juga motor penggerak ekonomi regional. Karena itu, ia berharap semangat inovasi dan kerja keras tetap terjaga meskipun kondisi ekonomi global masih penuh ketidakpastian.

“Kemajuan Kota Palembang akan sangat mempengaruhi capaian pembangunan Sumatera Selatan secara keseluruhan. Semangat untuk terus berinovasi harus tetap dijaga,” tegasnya.

Kepercayaan Publik dan Investor: Modal Utama Pembangunan

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Menurutnya, kepercayaan publik adalah modal utama menjalankan roda pemerintahan dan program pembangunan. Ia menilai seorang pemimpin harus terbuka terhadap kritik dan menjadikannya bahan evaluasi.

“Kepercayaan masyarakat harus dijaga dengan baik. Kritik bukan sesuatu yang harus dihindari, melainkan dijadikan energi untuk melakukan perbaikan. Yang terpenting adalah bagaimana pemerintah mampu menunjukkan hasil kerja nyata yang didukung data akurat,” ujar Herman Deru.

Ia juga mengapresiasi Wali Kota Palembang Ratu Dewa beserta jajaran yang dinilai berhasil menjaga stabilitas daerah dan menciptakan iklim investasi kondusif. Keberhasilan dalam pengelolaan sektor pelayanan publik dan penanganan sampah disebut menjadi faktor yang meningkatkan kepercayaan investor.

“Kepercayaan investor tidak hadir begitu saja. Itu lahir karena pelayanan yang baik, tata kelola pemerintahan yang efektif, dan suasana daerah yang aman serta kondusif. Kita patut bersyukur karena Sumsel dan Palembang mampu menjaga kondisi zero conflict di tengah keberagaman,” katanya.

Wali Kota: Capaian IPM Berkat Kolaborasi dan Dukungan Pemprov

Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyebut peringatan hari jadi kota bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum mengenang perjalanan panjang sejarah kota tertua di Indonesia. Menurutnya, kemajuan saat ini merupakan hasil perjuangan para pendahulu dan kolaborasi berbagai pihak.

“Palembang berdiri kokoh karena semangat kebersamaan. Kita mewarisi peradaban yang besar dan memiliki tanggung jawab untuk meneruskannya demi masa depan yang lebih baik,” kata Ratu Dewa.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumsel yang terus mendukung pembangunan kota melalui program strategis, seperti pembangunan Tugu Air Mancur di kawasan Masjid Agung Palembang, peningkatan infrastruktur jalan, hingga revitalisasi kawasan wisata sejarah Benteng Kuto Besak (BKB).

“Kolaborasi yang terjalin selama ini telah menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumsel menjadi energi besar dalam menggerakkan berbagai program pembangunan kota,” ujarnya.

Capaian IPM 83,27 disebut Ratu Dewa sebagai indikator keberhasilan yang dirasakan langsung masyarakat melalui peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, serta daya beli warga Palembang.

Reporter: Ferdian Syah
Sumber: viralsumsel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top