SUMATERA SELATAN — Kerja sama ini diumumkan melalui rilis resmi yang diterima di Jakarta. MoU diteken oleh Chief Engineer Shell E-Mobility China, Evan Li, dan General Manager EV Charging Solutions SINEXCEL, Kecheng Guo, dengan disaksikan jajaran pimpinan kedua perusahaan. Langkah ini menjadi fondasi bagi riset dan pengembangan teknologi pengisian daya yang lebih cepat, efisien, dan cerdas untuk menjawab lonjakan permintaan industri EV global.
Laboratorium bersama Shell Recharge–SINEXCEL tidak hanya menjadi pusat riset, tetapi juga inkubasi proyek dan pengujian inovasi baru. Pada tahap awal, pengembangan akan dipusatkan pada lima bidang utama:
Dalam peresmian MoU tersebut, kedua perusahaan juga membahas penyelarasan strategi pengembangan produk dan ekspansi di pasar global. Evan Li, Chief Engineer Shell E-Mobility China, menegaskan bahwa laboratorium ini bukan sekadar sarana teknis.
"Laboratorium bersama ini tidak hanya menjadi sarana untuk menjawab tantangan teknis utama, namun juga wadah inovasi dalam mengembangkan model bisnis baru dan menciptakan nilai tambah bagi pelanggan," ujar Evan Li. "Dengan memadukan pengalaman global Shell di sektor ritel energi dan teknologi perangkat keras mutakhir, kami ingin mempercepat penerapan hasil riset sebagai solusi nyata yang dapat digunakan pasar."
Ia menambahkan, langkah ini diharapkan mendorong ekosistem pengisian daya EV menuju pertumbuhan yang lebih berkualitas dan berkelanjutan.
Kecheng Guo, General Manager EV Charging Solutions SINEXCEL, menyebut kemitraan ini menggabungkan keunggulan kedua perusahaan untuk menghadirkan solusi yang lebih kompetitif. Menurutnya, kolaborasi dengan Shell Recharge akan membuat pengalaman pengisian daya menjadi lebih cepat, cerdas, dan andal.
"Kolaborasi ini juga menjadi kontribusi nyata kami dalam mendukung pengembangan ekosistem energi hijau global," ujar Kecheng Guo.
Peresmian laboratorium bersama ini menandai dimulainya fase operasional penuh kemitraan Shell Recharge dan SINEXCEL. Ke depan, kedua perusahaan akan memanfaatkan fasilitas tersebut untuk mengembangkan berbagai inovasi teknologi dan memperluas penerapannya di berbagai sektor, dengan tujuan mempercepat transisi menuju sistem energi yang lebih bersih, aman, dan efisien di tingkat global.