305,4 Hektare Lahan di Sumsel Terbakar Sepanjang Januari-Mei 2026, Muara Enim Catatkan Karhutla Terluas

Penulis: Syaiful Bahri  •  Jumat, 19 Juni 2026 | 18:34:31 WIB
Karhutla di Sumsel mencapai 305,4 hektare sepanjang Januari-Mei 2026, dengan Muara Enim sebagai daerah terdampak terluas.

PALEMBANG — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan mulai menunjukkan tren peningkatan signifikan. Berdasarkan analisis citra satelit, total lahan yang terbakar mencapai 305,4 hektare, dengan mayoritas terjadi di lahan mineral.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Kementerian Kehutanan Wilayah Sumatera, Ferdian Kristanto, mengatakan data ini masih bersifat rekapitulasi sementara. “Hanya di Muara Enim yang terdata karhutla terjadi di lahan gambut seluas 1,1 hektare. Sedangkan sisanya 304,3 hektare terjadi di lahan mineral,” ujarnya, Kamis (18/6/2026).

Tiga Daerah dengan Karhutla Terluas

Selain Muara Enim, dua daerah lain yang mencatatkan luasan kebakaran di atas 50 hektare adalah Ogan Komering Ulu (OKU) dengan 54,5 hektare dan Musi Rawas Utara (Muratara) seluas 53,2 hektare. Data ini menunjukkan bahwa titik api tersebar hampir merata di wilayah tengah dan selatan Sumsel.

Berikut rincian luas karhutla di 12 kabupaten/kota di Sumsel:

  • Muara Enim: 55,2 hektare
  • OKU: 54,5 hektare
  • Muratara: 53,2 hektare
  • Musi Banyuasin: 36,4 hektare
  • Ogan Ilir: 27,5 hektare
  • OKU Selatan: 27,5 hektare
  • OKI: 23,1 hektare
  • Banyuasin: 9,4 hektare
  • Lahat: 6 hektare
  • PALI: 5,9 hektare
  • Prabumulih: 4,8 hektare
  • OKU Timur: 1,9 hektare

Lima Daerah Nol Karhutla, Sumsel Minta Tambahan Helikopter

Lima daerah dilaporkan nihil kebakaran, yakni Lubuklinggau, Musi Rawas, Palembang, Empat Lawang, dan Pagar Alam. Namun, memasuki puncak musim kemarau yang diprediksi terjadi pada Juli hingga Agustus 2026, Pemerintah Provinsi Sumsel telah mengajukan permintaan tambahan empat helikopter water bombing ke pemerintah pusat.

Langkah ini diambil untuk mengantisipasi meluasnya titik api, mengingat luasan karhutla tahun ini sudah melampaui catatan pada periode yang sama di 2024 yang hanya 184,1 hektare dan 2025 yang sebesar 43,1 hektare. Sebagai perbandingan, pada 2023 luasan karhutla di Sumsel mencapai 1.046,2 hektare, dan pada 2022 mencapai 1.977,7 hektare.

Reporter: Syaiful Bahri
Sumber: radarpalembang.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top