MUBA — Seorang anak penderita hidrosefalus di Desa Suka Maju, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin, mendapat kunjungan dari jajaran Polsek setempat, Sabtu (20/6/2026). Kapolsek Babat Supat Iptu Agum Marenra memimpin langsung penyerahan bantuan sosial tersebut.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar serentak oleh jajaran Polda Sumatera Selatan. Fokusnya bukan sekadar seremoni, melainkan aksi nyata menyentuh warga yang tengah menghadapi kondisi sosial dan kesehatan sulit.
Polsek Babat Supat menyerahkan dua karung beras, satu dus paket sembako, satu buah kasur, empat buah bantal, serta dua bingkisan khusus untuk sang anak. Semua barang diharapkan bisa meringankan beban keluarga sehari-hari sekaligus memberi semangat menjalani pengobatan.
“Kami hadir untuk berbagi dan memberikan dukungan kepada keluarga yang sedang menghadapi cobaan. Semoga bantuan ini sedikit meringankan beban dan menjadi penyemangat bagi anak kita untuk terus berjuang,” ujar Iptu Agum Marenra dalam keterangannya.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa momen Hari Bhayangkara harus diisi dengan tindakan nyata. Ia menyebut kegiatan sosial seperti ini menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga peduli terhadap warga yang membutuhkan.
“Hari Bhayangkara bukan hanya momentum refleksi bagi institusi Polri, tetapi juga momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir, peduli, dan siap membantu,” kata Nandang.
Kehadiran personel kepolisian di tengah keluarga penerima bantuan dinilai memiliki dampak lebih luas. Selain meringankan beban materi, kegiatan ini memperkuat ketahanan sosial dan menumbuhkan rasa kebersamaan di tingkat desa.
Polda Sumsel berkomitmen mendorong seluruh jajaran untuk mengembangkan kegiatan kemanusiaan serupa secara berkelanjutan. Pendekatan humanis semacam ini diyakini mampu membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri di wilayah Sumatera Selatan.