SUMATERA SELATAN — Apple dipastikan akan segera menaikkan harga jual lini iPhone 17, iPad, dan Mac dalam waktu dekat. Pernyataan ini muncul langsung dari CEO Tim Cook yang mengatakan perusahaan tidak lagi bisa menyerap kenaikan biaya komponen. Kenaikan harga diperkirakan mulai berlaku bulan ini, bertepatan atau setelah program Back to School Apple.
Tim Cook menyebut kelangkaan chip memori dan penyimpanan sebagai faktor utama. Menurutnya, permintaan chip dari perusahaan AI dan neocloud yang membangun pusat data dalam skala besar telah menciptakan tekanan pasokan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
"Saya belum pernah melihat hal seperti ini di bidang apa pun selama lebih dari 40 tahun," kata Cook kepada The Wall Street Journal pekan lalu. Ia bahkan menyamakan kelangkaan ini dengan banjir besar seabad sekali.
Kondisi ini sudah memicu kenaikan harga di sejumlah vendor besar seperti Samsung, Microsoft, Sony, dan Dell. Kini giliran Apple yang diperkirakan mengikuti jejak mereka.
Bloomberg melaporkan bahwa analis Mark Gurman menilai pernyataan Cook merupakan sinyal bahwa kenaikan harga sudah "imminent" atau tak terelakkan. Gurman bahkan menduga Apple akan mengumumkan kenaikan harga bersamaan dengan program Back to School tahun ini.
Program Back to School Apple biasanya berlangsung sekitar Juni, berdekatan dengan gelaran WWDC. Dalam tiga dari lima tahun terakhir, promo dimulai 8-10 hari setelah keynote WWDC. Artinya, pengumuman bisa terjadi pekan ini. Gurman meyakini skema ini bisa menjadi "buffer" bagi Apple agar kenaikan harga tidak terlalu mengejutkan konsumen.
Sumber rantai pasok China, Ice Universe, juga menegaskan bahwa harga iPhone 17 series akan naik sebelum musim gugur, alias tidak akan menunggu peluncuran iPhone 18 Pro pada September mendatang.
Berikut harga retail iPhone 17 yang berlaku saat ini di Amerika Serikat. Kenaikan diperkirakan akan menambah biaya di setiap varian:
Tak hanya iPhone 17 yang terimbas. The Wall Street Journal dalam analisis terpisah memperkirakan harga iPhone 18 Pro bisa tembus hingga $1.399 (sekitar Rp 23,1 juta) saat dirilis nanti. Ini menunjukkan tren kenaikan harga flagship Apple masih berlanjut ke generasi mendatang.
Kenaikan harga ini dipastikan akan berdampak langsung pada harga jual di Indonesia. Biasanya, harga resmi Apple di Tanah Air mengikuti pergerakan harga global dengan penambahan pajak dan bea masuk. Jika kenaikan terjadi bulan ini, konsumen Indonesia yang berniat membeli iPhone 17, iPad, atau Mac dalam waktu dekat sebaiknya bersiap dengan banderol yang lebih tinggi.