PALEMBANG — Sekretaris Daerah Kota Palembang Aprizal Hasyim menyatakan bahwa pembinaan karakter generasi muda merupakan tanggung jawab bersama yang tidak bisa dibebankan semata-mata pada institusi pendidikan formal. Ia menegaskan dukungan Pemkot terhadap inisiatif PD PII yang menyelenggarakan pelatihan ini untuk kedua kalinya tanpa memungut biaya dari peserta.
"Menyiapkan pemimpin masa depan adalah tanggung jawab bersama. Kegiatan ini sangat membantu para pelajar di Palembang untuk mendapatkan wadah berkembang yang berkualitas," ujar Aprizal usai audiensi dengan pengurus PII Palembang, Senin.
Ketua Umum PD PII Kota Palembang Aflah Ramadhan menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk mengasah empat aspek fundamental: moral, akal pikiran, keberanian, dan kepercayaan diri. Menurutnya, tanpa kombinasi keempat elemen tersebut, potensi seorang pelajar sulit untuk keluar secara maksimal.
"Melalui leadership basic training ini, yang diasah bukan hanya moral dan akal pikiran, tetapi juga keberanian serta kepercayaan diri. Tanpa itu, potensi mereka tidak akan keluar secara maksimal," kata Aflah.
Seluruh pemateri dan mentor yang terlibat merupakan instruktur internal PII yang telah melewati jenjang training tingkat lanjut. Hal ini menjadi jaminan kualitas materi yang akan diberikan kepada peserta selama enam hari pelatihan.
Kebijakan pelatihan gratis ini menjadi daya tarik utama. PD PII Palembang membuka pendaftaran untuk tiga kategori peserta sekaligus: pelajar SMP, pelajar SMA, dan mahasiswa semester 1 dan 2. Langkah ini diambil untuk memperluas akses pembinaan kepemimpinan bagi anak muda di ibu kota Sumatera Selatan.
Aprizal Hasyim menambahkan bahwa ia berharap kegiatan ini mampu melahirkan pemuda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki mental kepemimpinan yang kuat. "Ini investasi jangka panjang untuk kota kita," pungkasnya.