Arda Naff Buka Suara soal Tantri Kotak Rugi Rp10 Miliar, Empati pada Korban Lain

Penulis: Ferdian Syah  •  Rabu, 24 Juni 2026 | 16:52:01 WIB
Arda Naff mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terkait kasus penipuan yang menimpa Tantri Kotak.

SUMATERA SELATAN — Vokalis grup band Kotak, Tantri, disebut mengalami kerugian fantastis hingga Rp10 miliar akibat dugaan penipuan yang dilakukan oleh teman dekatnya. Kasus ini menarik perhatian publik setelah beredar kabar bahwa Tantri belum melaporkan kejadian tersebut ke polisi, dengan alasan masih menunggu itikad baik dari terduga pelaku.

Kerugian Rp10 Miliar dan Harapan Agar Tak Ada Korban Baru

Arda Naff, suami Tantri yang juga vokalis band Naff, akhirnya angkat bicara di tengah proses pengumpulan bukti yang dilakukan pihak keluarga. Dalam pernyataan singkatnya, Rabu (24/6/2026), Arda menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat.

"Harapan kami, informasi ini dapat membantu meningkatkan kewaspadaan masyarakat agar gak semakin banyak korban yang mengalami hal serupa, sekaligus menjadi pelajaran bagi banyak orang," ujar Arda saat dihubungi melalui pesan singkat.

Empati untuk Korban Lain yang Diduga Juga Terdampak

Lebih dari sekadar nasib keluarganya, Arda menyoroti kemungkinan adanya pihak lain yang bernasib serupa. Ia mengindikasikan bahwa Tantri bukan satu-satunya korban dalam kasus yang kini menjadi sorotan tersebut.

"Yang pasti, kami juga turut berempati kepada korban-korban lainnya yang terdampak," lanjut Arda.

Pernyataan ini muncul di tengah desakan publik agar kasus ini segera diproses secara hukum. Sebelumnya, Tantri dikabarkan meminta terduga pelaku mengembalikan uang Rp10 miliar tanpa melalui jalur kepolisian.

Langkah Hukum Belum Ditempuh, Keluarga Fokus pada Pemulihan

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi yang diajukan Tantri ke kepolisian. Keluarga disebut masih memberikan kesempatan kepada terduga pelaku untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan. Namun, dengan kerugian yang mencapai angka miliaran rupiah, publik menilai langkah hukum menjadi keniscayaan.

Arda sendiri tidak merinci detail kronologi penipuan atau identitas terduga pelaku. Ia hanya berharap pengalaman pahit istrinya bisa menjadi peringatan bagi siapa pun yang mudah memberikan kepercayaan dalam urusan finansial.

Reporter: Ferdian Syah
Sumber: inews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top