Operasi Senpi Musi 2026 Hari Ke-16: Polda Sumsel Amankan Ratusan Senjata Api Ilegal, 5 Polres Tuntas 100 Persen

Penulis: Ferdian Syah  •  Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:26:32 WIB
Polda Sumsel amankan 35 pucuk senjata api ilegal dalam Operasi Senpi Musi 2026 hari ke-16.

PALEMBANG — Operasi Senpi Musi 2026 yang digelar Polda Sumatera Selatan memasuki hari ke-16 dengan hasil signifikan. Hingga Sabtu (27/6/2026), jajaran kepolisian mengungkap 29 kasus kepemilikan senjata api ilegal dari total 41 target operasi yang ditetapkan. Angka itu setara dengan capaian 68 persen dari sasaran operasi.

Ratusan Senpi Disita, Puluhan Diamankan dari Penindakan

Dari hasil penegakan hukum, petugas menyita 35 pucuk senjata api ilegal. Rinciannya, 9 pucuk senjata api laras panjang dan 26 pucuk senjata api laras pendek. Selain itu, polisi juga mengamankan 109 butir amunisi senjata laras panjang serta 70 butir amunisi senjata laras pendek.

Namun, angka terbanyak justru berasal dari kesadaran masyarakat. Sebanyak 234 pucuk senjata api ilegal diserahkan secara sukarela kepada pihak kepolisian. Dari jumlah itu, 125 pucuk di antaranya merupakan senjata laras panjang dan 109 pucuk laras pendek, lengkap dengan sejumlah amunisi.

5 Polres Tuntaskan Target, Ini Daftarnya

Lima satuan wilayah kerja tercatat mencapai target pengungkapan 100 persen. Mereka adalah Polrestabes Palembang, Polres Ogan Komering Ilir, Polres Muara Enim, Polres Musi Rawas, dan Polres Lahat. Keberhasilan ini disebut hasil sinergi antara pendekatan preemtif, preventif, intelijen, dan penegakan hukum.

Kabid Humas: Evaluasi Terus Dilakukan untuk Target yang Belum Tuntas

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyatakan operasi akan terus dioptimalkan hingga seluruh target selesai.

“Hingga hari ke-16 pelaksanaan operasi, capaian yang diperoleh menunjukkan hasil yang cukup signifikan. Namun demikian, kami terus melakukan evaluasi terhadap target-target yang belum terungkap agar seluruh sasaran operasi dapat diselesaikan secara profesional, terukur, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.

Ia juga mengapresiasi partisipasi masyarakat yang menyerahkan senjata api secara sukarela. Menurutnya, hal itu menunjukkan meningkatnya kesadaran warga untuk bersama-sama menjaga keamanan.

Dampak Strategis bagi Keamanan Sumsel

Polda Sumsel menilai berkurangnya peredaran senjata api ilegal di tengah masyarakat akan menekan potensi tindak pidana bersenjata, konflik sosial, dan aksi kriminalitas lainnya. Operasi Senpi Musi 2026 sendiri merupakan langkah strategis dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di seluruh wilayah Sumatera Selatan.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang masih menyimpan, menguasai, atau mengetahui keberadaan senjata api ilegal agar segera melapor ke kantor polisi terdekat.

Reporter: Ferdian Syah
Sumber: linksumsel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top