Pengukuhan BPW KKW Sumsel: LBH Gratis dan Platform Digital Disiapkan untuk Perkuat Solidaritas 200 Ribu Perantau Wajo

Penulis: Ferdian Syah  •  Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:44:01 WIB
Pengukuhan BPW KKW Sumsel periode 2026-2031 berlangsung di Ballroom Hotel Wyndham Palembang.

PALEMBANG — Pengukuhan Badan Pengurus Wilayah (BPW) KKW Sumatera Selatan periode 2026-2031 digelar di Ballroom Hotel Wyndham Palembang, Sabtu (27/6/2026). Acara bertema “Bersatu Dalam Budaya, Berdaya untuk Masyarakat, Berkarya untuk Sumatera Selatan” ini dihadiri Ketua BPP KKW Dr. Drs. Amran Jamaluddin, AP., MT, Bupati Wajo yang diwakili Kepala BKPSDM Dr. Syamsul Bahri, S.IP., M.Si., serta Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Pemprov Sumsel Kurniawan Abadi.

Dua Program Prioritas: LBH Gratis dan Website Organisasi

Ketua BPW KKW Sumatera Selatan H. Ahmad Tahir, S.Ag., SH menyatakan pihaknya akan segera menggelar rapat kerja untuk menyusun program strategis. Dua program prioritas yang langsung disebut adalah pembentukan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) gratis dan pembangunan website organisasi.

“Kami ingin hadir membantu keluarga besar Wajo, bukan hanya dalam kegiatan silaturahmi, tetapi juga memberikan pendampingan nyata ketika mereka membutuhkan bantuan, termasuk bantuan hukum secara gratis,” ujar Ahmad Tahir dalam sambutannya.

Menurut data yang dihimpun pengurus, jumlah masyarakat asal Sulawesi di Sumatera Selatan diperkirakan mencapai 200 ribu jiwa. Komunitas terbesar berasal dari Kabupaten Wajo, disusul Bone, Sinjai, dan Palopo. Pendataan anggota secara lebih luas menjadi salah satu agenda utama untuk menjangkau warga yang belum tergabung.

Mengapa LBH Gratis Dibutuhkan?

Ahmad Tahir menjelaskan, banyak warga Wajo yang tersebar di kabupaten dan kota di Sumsel, termasuk di kawasan perairan yang sulit diakses. Kondisi ini membuat mereka rentan terhadap persoalan hukum tanpa pendampingan yang memadai. LBH gratis dirancang untuk menjembatani kesenjangan akses keadilan tersebut.

Selain itu, platform digital berupa website organisasi akan menjadi pusat informasi dan komunikasi. “Melalui platform tersebut diharapkan komunikasi semakin mudah sehingga berbagai persoalan sosial, ekonomi maupun hukum dapat terpantau dan diselesaikan secara gotong royong,” kata Ahmad Tahir.

Dorong Program Berbagi Ilmu Secara Daring

Ketua BPP KKW Dr. Drs. Amran Jamaluddin, AP., MT memberikan apresiasi terhadap kepengurusan baru ini. Ia mendorong BPW KKW Sumsel mengadopsi program unggulan pusat, yakni berbagi ilmu secara daring. Menurutnya, banyak putra-putri Wajo yang memiliki keahlian di berbagai bidang yang bisa diakses tanpa dibatasi jarak.

“Era digital harus dimanfaatkan untuk memperkuat persaudaraan. Melalui kegiatan berbagi ilmu secara online, keluarga besar Wajo di mana pun berada tetap bisa saling belajar, saling mendukung, dan semakin dekat,” ujar Amran Jamaluddin.

Harapan Pemprov Sumsel: Mitra Pembangunan Daerah

Mewakili Gubernur Sumsel, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kurniawan Abadi mengapresiasi terbentuknya kepengurusan baru. Ia menilai organisasi kedaerahan seperti KKW berperan penting menjaga nilai budaya, mempererat persaudaraan, sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam pembangunan daerah.

“Kami berharap BPW KKW Sumatera Selatan terus melahirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta ikut menjaga kerukunan, persatuan, dan semangat gotong royong di tengah keberagaman,” kata Kurniawan Abadi.

Ketua Pelaksana Jamaludin, S.Kom menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang berpartisipasi. Ia berharap pengukuhan ini menjadi awal yang baik untuk memperkuat kebersamaan dan menghadirkan program-program bermanfaat bagi masyarakat Wajo di perantauan.

Reporter: Ferdian Syah
Sumber: sumselmedia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top