Tarif Rp43 Dorong 67.595 Penumpang Naik LRT Sumsel Selama HUT ke-1.343 Kota Palembang, Stasiun Ampera Paling Padat

Penulis: Ferdian Syah  •  Selasa, 30 Juni 2026 | 16:08:01 WIB
Program tarif Rp43 berhasil gandakan penumpang LRT Sumsel selama HUT ke-1.343 Kota Palembang.

PALEMBANG — Program tarif spesial Rp43 yang digelar selama empat hari sukses menggandakan jumlah pengguna LRT Sumsel dibanding hari biasa. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional III Palembang mencatat lonjakan penumpang sejak tarif murah itu diberlakukan pada 25-28 Juni 2026.

Manajer Humas KAI Divre III Palembang Aida Suryanti mengatakan program tersebut merupakan kolaborasi antara KAI, Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan (BPKARSS), dan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sumatera Selatan. Selain memeriahkan ulang tahun kota, tarif khusus ini juga bagian dari rangkaian kegiatan Digital Kito Galo ke-7 dan Gemilang Palembang Raya.

Stasiun Ampera Jadi Primadona, 13.839 Penumpang Turun di Pusat Kota

Stasiun Ampera mencatat jumlah penumpang tertinggi selama periode tarif murah, mencapai 13.839 orang. Lokasinya yang strategis di pusat perayaan HUT Kota Palembang menjadi daya tarik utama. Kawasan sekitar Jembatan Ampera, Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera), dan Benteng Kuto Besak (BKB) dipadati pengunjung.

"Tingginya angka tersebut didorong meningkatnya mobilitas masyarakat menuju kawasan pusat perayaan HUT Kota Palembang," ujar Aida Suryanti di Palembang, Senin.

Momentum libur sekolah turut mendongkrak kunjungan ke destinasi wisata seperti tepian Sungai Musi, pusat kuliner, hingga Tugu Cempako Telok di kawasan Titik Nol Kilometer Kota Palembang.

Tiga Stasiun Lain Ikut Kebagian Rezeki, Total 30.436 Penumpang

Stasiun Asrama Haji mencatat 12.897 pelanggan, disusul Stasiun DJKA sebanyak 9.694 pelanggan, dan Stasiun Bumi Sriwijaya sebanyak 7.845 pelanggan. Total penumpang dari tiga stasiun ini mencapai 30.436 orang, hampir setengah dari keseluruhan pengguna LRT selama program berlangsung.

Keberhasilan program tarif khusus ini menjadi indikator meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menggunakan transportasi publik yang lebih efisien. "Capaian ini menjadi bukti bahwa kolaborasi berbagai pihak dalam menghadirkan transportasi publik yang mudah dijangkau mampu meningkatkan minat masyarakat menggunakan angkutan umum," kata Aida.

Target ke Depan: Bangun Budaya Naik Angkutan Umum di Palembang

KAI Divre III Palembang bersama BPKARSS berencana terus meningkatkan kualitas pelayanan LRT Sumsel, baik dari sisi keselamatan, keamanan, kenyamanan, maupun kemudahan akses. Sinergi dengan pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan seluruh pemangku kepentingan akan diperkuat untuk membangun budaya penggunaan transportasi massal di Palembang.

"Berbagai inovasi dan kolaborasi akan terus kami hadirkan agar LRT Sumsel semakin menjadi pilihan utama masyarakat dalam bertransportasi di Kota Palembang," ujar Aida.

Kehadiran LRT Sumsel diharapkan tidak hanya menjadi solusi mobilitas masyarakat, tetapi juga mendukung pengembangan kawasan perkotaan, pertumbuhan ekonomi daerah, serta sistem transportasi yang berkelanjutan.

Reporter: Ferdian Syah
Sumber: sumsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top