Sekda Sumsel Tegaskan Komitmen Zero Konflik di Acara Doa Bersama Lintas Agama Hari Bhayangkara ke-80 Polda Sumsel

Penulis: Fakhrudin Akbar  •  Selasa, 30 Juni 2026 | 00:37:31 WIB
Sekda Sumsel Edward Candra menegaskan komitmen zero konflik dalam doa bersama lintas agama Hari Bhayangkara ke-80 Polda Sumsel.

PALEMBANG — Edward Candra menyampaikan apresiasi kepada Polda Sumsel atas terselenggaranya doa bersama lintas agama yang dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta pimpinan organisasi kemasyarakatan. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80, tetapi juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen bangsa.

Keberagaman sebagai Kekuatan, Bukan Penghalang

“Keberagaman yang ada di Sumatera Selatan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan terbesar kita untuk menciptakan stabilitas keamanan yang kondusif bagi kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Edward dalam sambutannya mewakili Gubernur Sumsel Herman Deru.

Ia menambahkan, doa bersama ini mencerminkan semangat 'Sumsel Zero Konflik' yang selama ini dijaga bersama. Melalui kegiatan tersebut, seluruh elemen masyarakat kembali menegaskan komitmen untuk menjaga kerukunan dan menolak segala bentuk intoleransi.

Polri Diminta Terus Bertransformasi di Tengah Tantangan Zaman

Edward juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh anggota Polri atas pengabdian mereka dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Ia berharap di usia ke-80, Polri semakin profesional, modern, terpercaya, dan dicintai masyarakat.

“Tantangan ke depan tidaklah semakin ringan. Dinamika sosial, perkembangan teknologi, dan tantangan global menuntut Polri untuk terus bertransformasi menjadi institusi yang lebih profesional, modern, dan dicintai masyarakat,” ungkapnya.

Kapolda: Keamanan Sumsel Hasil Kolaborasi Semua Pihak

Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho menyampaikan apresiasi kepada seluruh komponen masyarakat yang telah mendukung Polda Sumsel. Menurutnya, perjalanan Polri selama 80 tahun tidak dapat dipisahkan dari dukungan seluruh elemen masyarakat.

“Polda Sumsel menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh komponen masyarakat. Tanpa dukungan ini, Polda Sumsel tidak dapat bekerja secara maksimal,” katanya.

Kapolda menilai kondisi keamanan dan ketertiban di Sumatera Selatan yang tetap terjaga merupakan hasil kolaborasi dan sinergi seluruh pihak. Doa bersama lintas agama menjadi ikhtiar batin dalam memperkuat pelaksanaan tugas-tugas kepolisian ke depan.

Ikhtiar Spiritual untuk Kedamaian Sumsel

Edward mengajak seluruh masyarakat menjadikan doa bersama tersebut sebagai ikhtiar spiritual agar Sumatera Selatan senantiasa diberikan keamanan, kedamaian, keberkahan, serta dijauhkan dari berbagai bencana, konflik sosial, maupun ancaman yang dapat mengganggu persatuan bangsa. “Selamat memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Semoga Polri semakin Presisi dan mampu menjawab tantangan zaman dengan integritas yang tinggi,” tutupnya.

Reporter: Fakhrudin Akbar
Sumber: monpera.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top