OGAN ILIR — Tim gabungan Manggala Agni, BPBD, TNI, Polri, dan pengelola jalan tol berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas sekitar 10 hektare di lahan samping Tol Palembang-Indralaya (Palindra), tepatnya di Kilometer 13B, Desa Talang Pangeran Ulu, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Kebakaran terjadi pada Selasa (30/6) malam dan asap sempat mengarah ke ruas tol, mengganggu jarak pandang pengendara.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Kementerian Kehutanan Wilayah Sumatera, Ferdian Kristanto, mengatakan laporan pertama diterima dari pihak pengelola Tol Palindra. Petugas Posko Pondok Kerja Manggala Agni langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 21.37 WIB.
"Tim langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari pihak pengelola tol dan melakukan pemadaman bersama tim gabungan hingga api berhasil dipadamkan," kata Ferdian di Palembang, Rabu (1/7).
Proses pemadaman berlangsung hampir empat jam. Api baru benar-benar padam pada pukul 01.25 WIB dini hari. Vegetasi yang terbakar berupa semak belukar dan ilalang (gegas) di atas lahan mineral.
Operasi pemadaman melibatkan personel Manggala Agni Daops Sumatera XIV/Banyuasin, BPBD Ogan Ilir, TNI, Polri, serta pengelola jalan tol. Satu unit mobil angkut personel, dua unit pompa jinjing, dan sejumlah peralatan pemadam manual dikerahkan ke lokasi.
"Status kebakaran sudah terkendali dan api berhasil dipadamkan," ujar Ferdian.
Pihaknya mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama saat musim kemarau. Praktik ini berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas dan sulit dikendalikan.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan jika menemukan titik api. Laporan cepat, menurut Ferdian, menjadi kunci agar api bisa ditangani sebelum meluas dan mengancam pemukiman atau fasilitas umum seperti jalan tol.